Connect with us

METROPOLITAN

Disebut Tak Becus Kerja, Ini Kata Dinkes Soal RS Tanpa Kelas di Pandeglang

Published

on

Banten Hits – Dinas Kesehatan (Dinkes) Seolah tak ingin mendapat penilian miring dari masyarakat soal rencana pembangunan Rumah Sakit tanpa kelas yang rencananya akan berdiri di Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang.

(BACA: RS Tanpa Kelas Tak Kunjung Dibangun, Mahasiwa Sebut Dinkes Pandeglang Tak Becus Kerja)

Kepala Dinkes Pandeglang Indah Dinarsianing, Jumat (4/3/2016), mengungkapkan, wacana pembangunan RS tanpa kelas tersebut pertama kali disampaikan oleh Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari saat kunjungannya ke Pandeglang, 2013 lalu.

“Beliau menyampaikan akan membantu membangun Rumah Sakit tanpa kelas, kita (Kabupaten) yang menyiapkan lahannya,” ujar Indah.

Rencana sang Menteri langsung direspon Pemkab Pandeglang. Pada tahun 2014, Pemkab sudah menyiapkan lahan sambil mengajukan anggaran ke Pemerintah Pusat melalui usulan  e-learning.

BACA :  Dikenal Militan dan Tak Pernah Absen sejak Aksi 411, Berapa Jumlah Massa dari Banten yang Hadir di Reuni Akbar 212?

Namun sayang, usulan tersebut gagal. Pemkab Tangerang hanya mendapat anggaran untuk pembangunan Puskesmas melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp35 Milyar. Dalam aturannya, DAK tidak bisa jika dibangunkan Rumah Sakit.

“Kami juga tidak tahu kenapa usulan e-Planning tersebut gagal, apa mungkin karena ada pergantian Menteri atau ada hal lain, sebab itu urusan Pemerintah Pusat. Tapi, kami berusaha untuk tahun ini mengusulkan kembali untuk 2017,” jelasnya.

Jadi, kata Kadinkes tidak benar Pemkab Pandeglang mendapat anggaran yang dialokasikan untuk membangun Rumah Sakit tersebut.

“Tidak benar kalau kami menerima bantuan anggaran untuk pembangunan Rumah Sakit tanpa kelas di Kecamatan Menes,” tukasnya.(Nda)

BACA :  Manajemen Hotel Le Dian Minta Maaf soal Makanan Berbelatung


Terpopuler