Connect with us

METROPOLITAN

Pemkab Pandeglang Dinilai Tak Bernyali Tutup Waralaba Bermasalah

Published

on

Banten Hits – Minimarket Alfamart di Jalan Raya Labuan KM 8, Desa Kadu Pinang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang dinilai melanggar sepadan jalan. Kondisinya yang berada di tikungan jalan juga membuat rawan terjadinya kecelakaan.

 

Pemerintah Kabupaten (Pandeglang) Pandeglang, seharusnya berani menindak waralaba berbentuk minimarket yang nyata-nyata bermasalah dan melanggar aturan yang sudah ditentukan Pemerintah Daerah melalui Peraturan Daerah (Perda).

Namun sayang, meski mempunyai personil penegak Perda alis Satpol PP, Pemkab setempat seolah tak memiliki keberanian untuk menindak tegas minimarket yang bermasalah, maupun minimarket yang tidak mengantongi izin. Tak ayal, Satpol PP dinilai kurang represif dalam menertibkan waralaba yang bermasalah.

BACA :  Dipimpin Arief Wismansyah, Berikut Segudang Prestasi yang Diraih Kota Tangerang

“Penegak Perda harusnya bersikap tegas tertibkan waralaba yang melanggar Perda. Tapi sampai saat ini, actionnya tidak terlihat, malah seolah mandul dan tidak punya keberanian menindak,” kata Sulaeman, salah seroang mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Staibana Pandeglang saat menggelar unjuk rasa di depan kantor Satpol dan dan BPMPPTSP Pandeglang, Jumat (4/3/2016).

Jika Satpol PP dinilai tak punya nyali, berbeda dengan BPMPPTSP. Mahasiswa menduga, Badan Perizinan tersebut justru melakukan konspirasi dengan pengusaha minimarket, sehingga keberadaan toko modern tersebut sudah menjamur hingga ke pelosok Desa di Pandeglang.

“Tutup Alfamart yang jelas-jelas melanggar aturan. Satpol PP itu punya tugas penegak Perda, bukan pengaman waralaba,” tegas pria yang akrab disapa Jojon tersebut.

BACA :  Ditinggal Istri Kerja, Pria di Serpong Garap Anak Sendiri

Lebih lanjut kata dia, sebagai lembaga yang mempunyai fungsicontrol, DPRD diminta tidak menutup mata, dan acuh terhadap jeritan pedagang kecil yang harus bersaing dengan pemodal besar.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler