Connect with us

Pemkot Tangerang

Evaluasi Penanganan Banjir, Walikota Tangerang: Jangan Sampai Tiap Tahun Warga Waswas

Published

on

Banten Hits – Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah, Senin (7/3/2016) pagi menggelar rapat evaluasi penanganan banjir di Kota Tangerang. Arief yang menggunakan mini bus bersama Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Nana Trisyana menuju wilayah Priuk membahas skenario penanganan banjir lanjutan di Wilayah Barat dan Wilayah Timur.

 

Walikota juga mengajak sejumlah pegawai yang mempunyai latar belakang keilmuan bidang Tehnik Sipil Geotehnik dan Hidrologi. Berbagai hal dibahas oleh Walikota untuk menuntaskan persoalan banjir di Kota Tangerang.

“Kita harus segera menuntaskan persoalan banjir, jangan sampai tiap tahun warga kita terus was-was akan datangnya banjir. Disaster plannya juga harus jelas,” ujar Arief dalam siaran pers yang diterima Banten Hits dari Humas Pemkot Tangerang.

Sambil rapat, Walikota bersama rombongan juga mengunjungi beberapa lokasi yang kemarin mengalami genangan banjir cukup parah. Mulai dari Perumahan Periuk Damai. Di tersebut, Walikota meminta kepada Dinas BMSDA untuk membuat Collector Drain dan Vertical Drain yang berfungsi sebagai saluran pengumpul sebelum kemudian dialirkan ke saluran utama.

“Jadi nanti ada bendungan yang struktur bawahnya kita sudah kasih pasir sehingga bisa menyerap air, cara kerjanya kayak spons,” jelas Kabid Perencanaan Sarana dan Prasarana Bappeda Ruta Ireng Wicaksono yang juga ahli Tehnik Sipil Geotehnik.

Selain itu, sebagai bagian dari percepatan penanganan masalah genangan dan banjir . Walikota juga berencana untuk melakukan kerjasama dengan sejumlah universitas.

“Jadi nanti kita tempatkan mahasiswa engineering dari kampus yang sudah kerjasama dengan Pemkot di setiap Kelurahan, satu Kelurahan satu engineering,” terang Arief.

Mahasiswa ini nantinya akan membantu pihak Kelurahan untuk membuat perencanaan.

“Jadi dari tingkat bawah usulannya itu sudah jelas, sumur resapannya dimana, saluran drainasenya seperti apa bisa kelihatan,” ungkapnya.

Usai mengunjungi sejumlah lokasi di wilayah Periuk, rombongan Walikota kemudian menuju ke Pondok Bahar untuk mengecek Turap Kali Angke, sebelum kemudian menuju ke Candulan sambil melihat pembangunan tandon air di Perumahan Metland.

“Jadi nanti kalau musim hujan bisa dipakai tendon air, dan kalau musim panas bisa dipakai sebagai lapangan bola,” tutur Arief kepada salah satu warga yang sedang berada di lokasi tersebut.

Sementara itu Kadis BMSDA Nana Trisyana menerangkan, pihaknya akan segera memfollow-up arahan yang disampaikan Walikota.

“Targetnya pada anggaran perubahan nanti kalau bisa segera dilaksanakan,” kata Nana seraya menjelaskan, pihaknya saat ini juga terus melakukan penambalan terhadap beberapa turap yang bocor.

“Kemarin itu sebenarnya (genangan) sudah sedikit berkurang, contoh di Periuk Damai itukan disebabkan lebih karena adanya rembesan aja, dan enggak separah tahun-tahun sebelumnya yang bisa sampai atap rumah,” tukasnya.(Humas Pemkot Tangerang)

Trending