Connect with us

METROPOLITAN

Guru SMP di Pandeglang Diduga Sodomi Empat Siswa

Published

on

Banten Hits – Seorang oknum guru berinisial (Y) yang mengajar di SMP Negeri 1 Picung Pandeglang, diduga melakukan tindakan kekerasan seksual sodomi terhadap siswa. Informasi yang diperoleh, tindakan bejad tersebut dilakukan Y kepada empat siswanya.

Dugaan tersebut mencuat, saat pihak sekolah kedatangan salah satu Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang menyebut Y, guru yang berstatus honorer ini telah melakukan tindakan sodomi terhadap siswanya sendiri.

Kepala SMPN 1 Picung, Asep Tiawarman, mengatakan baru mengetahui aksi bejatnya guru yang mengajar pelajaran Seni Budaya dan Kesenian (SBK) setelah kedatangan salah satu lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang tidak disebutkan namanya, menyatakan bahwa guru itu telah melakukan pencabulan.

BACA :  Ssstt...Diam-diam BPOM dan Badan Ketahanan Pangan Banten Datangi Le Dian Hotel

“Kejadiannya saya kurang tahu. Saya baru tahunya ada LBH konfirmasi ke sini hari Jumat kemarin, katanya ada pelecehan siswa, ya saya terkejut,” kata Kepala Sekolah SMPN 1 Picung, Asep Tiawarman, kepada Banten Hits, Rabu (15/3/2016).

Mendapat informasi tersebut, Asep langsung menanyakan kebenaran hal tersebut kepada Y yang mengajar mata pelajaran Seni Budaya dan Kesenian (SBK). Namun kata Asep, Y membantah hal tersebut. Namun belakangan, Asep mengetahui ada satu korban tindakan bejad tersebut berinisial DH (14)

“Enggak tahu, saya dapat informasinya hanya satu orang,” ucapnya.

Asep juga bertanya langsung kepada korban. Keterangan yang didapat, Y melakukan tindakan tersebut di ruang perpusatakaan saat korban menginap dalam mengikuti bimbingan belajar lantaran mendapat nilai kurang bagus.

BACA :  TPA di Tangsel Hanya Bisa Tampung Sampah Hingga 2020

“Saya tanya ke korbannya, kenapa kamu nginap di sekolah, katanya lagi perbaikan nilai, dan terjadilah kejadian itu,” ungkapnya.

Pasca dugaan sodomi tersebut mencuat, Y diketahui sudah lama tidak mengajar, begitu juga siswanya yang menjadi korban Y.

Kini, kasus yang mencoreng dunia pendidikan di Pandeglang tersebut tengah ditangani Mapolres Pandeglang.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler