Connect with us

SENI & BUDAYA

Road Show Pesta Puisi Gol A Gong Dimulai di Tangerang

Published

on

Banten Hits – Sastrawan terkemuka di Banten Gol A Gong, akan road show ke seluruh wilayah di Banten untuk membacakan kumpulan puisi terbarunya berjudul “Kota yang Ditinggalkan Penghuninya” lewat event Pesta Puisi. Acara ini dihelat mulai 2-29 April 2016.

Informasi yang diterima Banten Hits melalui email dari pegiat seni dan budaya di Banten Dian Sucitra, Pesta Puisi Gol A Gong ini kembali mengusung tema besar untuk memerangi korupsi. Dalam pamflet sosialisasi Pesta Puisi, Gol A Gong menyertakan logo Komisi Pemberantasan Korupsi, berikut sejumlah lembaga yang peduli terhadap kegiatannya.

Gol A Gong sejak lama memang dikenal bersikap keras terhadap perilaku koruptif. Bahkan secara terang-terang, Gol A Gong juga menyatakan dirinya anti-dinasti politik di Banten sejak era Ratu Atut Chosiyah yang kini sudah dipenjara karena korupsi.

Road show Pesta Pusi Gol A Gong akan dimulai dari Tangerang, 2 April 2016 jam 19.30 WIB. Karyanya akan digelar di Fun Institute Tangerang dan dibedah Gusur Adhikarya. Kemudian 9 April jam 19.30 pentas bergeser ke Kota Serang, tepatnya di Angkringan Om Bro dengan pembedah Wahyu Arya. Selain itu, ada juga penampilan Nyanyi Puisi Firman Venayaksa.

Setelah dari Serang, Gol A Gong akan pentas di Lebak, 16 April 2016 jam 19.30 WIB. Di Tanah Multatuli ini, pentas Gol A Gong digelar di Saung KPJ Rangkas Bitung dengan pembedah Siti Zahroh. Nyanyi Puisi Ugas KPJ turut menyemarakan acara ini.

Pesta Puisi Gol A Gong akan berakhir di Rumah Dunia, 23 April 2016 jam 19.30 WIB sembari merayakan World Book Day. Acara ini dimeriahkan pembacaan puisi “Guru Menolak Korupsi” yang dibawakan KPK Teachers Supercamp.(Rus)

Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Trending