Connect with us

METROPOLITAN

Kembangkan Potensi Perikanan, DPK Kab. Tangerang Bakal Adopsi Teknologi Bioflok

Published

on

Banten Hits – Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) Kabupaten Tangerang akan mengadopsi pembudidayaan dan pengembangan ikan menggunakan teknologi Bioflok, yang selama ini sudah digunakan peternal ikan lele asal Cisauk, H Muhammad Daud.

Kepala DPK Kabupaten Tangerang Heri Wibowo mengatakan, teknologi pengembangan dan pembesaran ikan dengan teknologi bioflok diakui banyak mempunyai keunggulan dan kelebihan.

“Tentu kita akan adopsi teknologi yang sudah digunakan Pak H. Daud dan akan menginformasikan kepada para pembudidaya ikan di Kabupaten Tangerang,” kata Heri, Selasa (22/3/2016).

Pasalnya kata Heri, dengan proses pengembangbiakan yang baik, maka akan menghasilkan kualitas ikan yang baik pula, dan memiliki nilai ekonomis yang relatif tinggi,

“Untuk budidaya ikan air tawar mungkin lele lah yang masih menjadi primadona dan komoditas utama dikalangan peternak, karena ikan lele lebih familiar di kalangan masyarakat, serta daya beli masyarakat terhadap ikan lele pun cukup tinggi,” terang Heri.

Sementara itu, Daud, menerangkan, sistem bioflok merupakan sistem pemeliharaan ikan dengan cara menumbuhkan mikroorganisme yang berfungsi mengolah limbah budidaya menjadi gumpalan-gumpalan kecil (floc) yang bermanfaat sebagai makanan alami ikan.

“Pertumbuhan mikroorganisme dipacu dengan cara memberikan kultur bakteri non pathogen (probiotik), dan pemasangan aerator yang akan menyuplai oksigen sekaligus mengaduk air kolam,” jelasnya.

Sistem bioflok ini juga dirasa efektif, dan mampu mendongkrak produktifitas lantaran dalam kolam yang sempit dapat memproduksi ikan lele lebih banyak.

“Biaya produksi berkurang, dan waktu yang relatif lebih singkat jika di bandingkan dengan budidaya secara konvensional,” papar Daud.(Nda)

Trending