Connect with us

METROPOLITAN

Netizen Minta Polisi Penembak Siswa di Pandeglang Dipecat

Published

on

Banten Hits – Yudis (16) siswa kelas 1 SMA Mathlaul Anwar menjadi korban salah tembak dan salah tangkap anggota Polisi di Pandeglang, Jumat (25/3/2016).

Sebuah timah panas milik anggota Polisi yang kini belum diketahui identitasnya bersarang di tangan kanan remaja asal Kampung Baru, Desa Kenanga, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang ini.

(BACA: Bukan Korban Peluru Nyasar, Yudis Remaja di Pandeglang Memang Ditembak Polisi)

Pihak keluarga mendesak anggota Polisi yang melakukan penembakan dan menganiaya Yudis untuk diproses sesuai hukum yang berlaku, meminta pertanggung jawaban Mapolres Pandeglang terkait dengan kesembuhan Yudis.

Sejumlah netizen di media sosial Facebook mengecam dan mengutuk keras aksi penembakan tersebut, dan meminta agar anggota Polisi yang dinilai tidak profesional tersebut dicopot dan dihukum sesuai peraturan yang berlaku.

BACA :  Intensitas Kendaraan Tinggi, Ruas Jalan Sampay - Muara Dua Dibenahi

Kecaman netizen ini setelah pemilik akun Facebook Bayu Kusuma mengupload foto Yudis yang tengah mendapat perawatan di Rumah Sakit Benggala, Kota Serang.

(BACA: Ditembak, Yudis Remaja di Pandeglang Bukan Buronan Polisi)

Salah satunya seperti yang ditulis akun Bunda Kece yang mengatakan, seharusnya Polisi bisa melindungi dan mengayomi masyarakat. Menurutnya, permohonan maaf saja tidak cukup. Seharusnya kata Bunda, anggota Polisi penembak Yudis juga dicopot dari jabatannya sebagai konsekuensi keadilan. Apalagi kata dia, anggota Polisi tersebut tidak mendegar penjelasan Yudis yang sudah mengatakan bahwa dirinya bukanlah Yuda, penjahat yang tengah diburu Polisi saat itu.

Kata maaf dri plaku tdak ckup..tpi d copot dri jbatan nya it bru adil..krena oknum polisi it sudh tdk mw mndengar pnjlsan korban mlah korban d siksa abis”n..insiden it prsis dsamping rumh sya..tlong kpda pihak trkait..usut tuntas kasus ni..hingga sodara sya yudis mndapt k’adilan..polisi jngan s’enak nya bertindk tnpa tau mna sasaran target yg sbenar nya. (Kata maaf dari pelaku tidak cukup, tapi dicopot dari jabatannya itu baru adil, karena okunum Polisi itu sudah tidak mau mendengar penjelasan korban, malah korban disiksa abis-abisan. Insiden itu persis di samping rumah saya, tolong kepada pihak terkait usut tuntas kasus ini, sehingga saudara Yudis mendapat keadilan. Polisi jangan seenaknya bertindak tanpa tau mana sasaran target yang sebenarnya),”tulis Bunda Kece.

BACA :  Jadwal Pilkades Serentak Kab. Tangerang Belum Jelas; Opsi TPS Keliling Mencuat

Hal senada juga ditulis oleh pemilik akun Andi Firda yang mendesak agar pelaku penembakan dipecat dari institusinya.

Lagsug pecat sj petugas sprti itu.ptugas macam apa itu main tngkp membabi buta…ktanya melindungi msyrakat tpi kxtaanx mana….memalukan. (Langsung pecat saja petugas seperti itu. Petugas macam apa itu main tangkap membabi buta. Katanya melindungi masyarakat, tapi kenyataannya mana, Memalukan),” tulis Andi.

Sementara Ade Mu’amar, menyarankan anggota Polri seharusnya bisa meningkatkan profesionalisme dalam melakukan tindakan.

Tingkatkan profes√¨onalisme mu pak pulisi .kasihan rakyat yang tdk berdosa. (Tingkatkan profesionalisme mu Pak Polisi, kasihan rakyat yang tidak berdosa,” saran Ade.

“Laporkan Polisi itu ke komnas ham, apalagi korban masih di bawah umur,” tulis aku Hendi Khans yang juga ikut berkomentar dalam gambar tersebut.(Nda)

BACA :  Parah! Kas Keuangan Dispora Banten Tersisa Nol Rupiah Dihantam Krisis Covid-19



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler