Connect with us

METROPOLITAN

Prihatin! 15 Tahun Tanpa Listrik, Rumah Janda di Lebak Ini Nyaris Roboh

Published

on

Banten Hits – Sejumlah batang pohon terlihat menyangga beberapa bagian rumah milik Ani (46) yang masih terbuat dari bilik dan kayu. Pada bagian atap rumah, beberapa genteng juga sudah hilang. Lubang-lubang pada bagian dinding yang terbuat dari bilik semakin menambah kesan jika rumah tersebut sudah tidak layak dihuni.

Untaian kabel atau sumber listrik yang biasa dijumpai di rumah pada umumnya pun tidak nampak di rumah warga Kampung Rangkong RT 04 RW 03, Desa Aweh, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak ini.

Malangnya, kondisi tersebut sudah dialami Ani selama 15 tahun. Ya, Ani harus tinggal di rumah yang nyaris roboh tanpa penerangan selama belasan tahun sambil membesarkan ketiga anak-anaknya tanpa suami.

BACA :  Foodbank Pandeglang Sosialisasikan Pentingnya Gizi untuk Masa Kembang Anak

“Sudah 15 tahun Pak, enggak ada listrik, rumah warga yang lain juga jauh jadi benar-benar di tengah hutan,” tutur Ani, saat ditemui Banten Hits, di rumahnya, Jumat (1/4/2016).

Untuk mandi atau buang air, Ani beserta ketiga anaknya yang masih belasan tahun, yakni Titin , Ujang dan Madsai harus menggunakan kamar mandi milik warga lain, yang jaraknya hampir 1 kilometer.

“Numpang ke kamar mandi orang, bayar Rp15ribu,” ujarnya.

Ani juga menceritakan bagaimana kondisi saat hujan deras turun. Ia bersama tiga anaknya dan 2 ekor ayam peliharaannya harus mencari tempat agar tidak kebasahan karena bocor di beberapa bagian rumah.

Rupanya, rumah tak layak yang ia tempati tersebut berdiri di atas tanah milik seorang warga yang juga tempat Ani bekerja sebagai tukang cuci.

BACA :  Kalap Gerobak Minuman Ringannya Diangkut Satpol PP Kota Tangerang, Harsono Lakukan Hal Tak Terduga

“Tanah milik Pak Eman dipinjemin Pak, saya kerja jadi tukang cuci di rumah pak Eman,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Aweh, Hatobi mengaku pihaknya mengajukan bantuan agar rumah warganya tersebut diperbaiki. Namun sayang, hingga kini tak juga kunjung dipenuhi Pemerintah Daerah.

“Listrik aja tidak ada, padahal sudah empat kali mengajukan perbaikan ke Dinas,” terangnya.

“Kasian lah, yang seperti ini perlu perhatian Pemerintah Daerah dan jangan dibiarkan lama-lama,” tukasnya.(Nda)



Terpopuler