Connect with us

METROPOLITAN

Istri Terduga Pelaku Mutilasi Wanita Hamil Dua Kali Diperiksa Polisi

Published

on

Banten Hits – Pihak kepolisian ternyata sudah dua kali melakukan pemeriksaan terhadap TA, istri Kusmayadi alias Agus bin Dulgani, terduga pelaku mutilasi terhadap Nur Astiyah (34) di Desa Talagasari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Rabu (13/4/2016).

BACA JUGA : Wanita Hamil tanpa Tangan dan Kaki Ditemukan di Cikupa

“Ya, benar. Istri terduga pelaku sudah diperiksa di Polda Metro Jaya. Sudah diperiksa pada hari Rabu dan beberapa hari lalu tepatnya saya lupa. Jadi suda dua kali,” ungkap sumber Banten Hits di kepolisian, Senin (18/4/2016).

Ia mengatakan, selain memeriksa istri terduga pelaku mutilasi sebanyak dua kali di Mapolda Metro Jaya,  penyidik juga sempat mendatangi rumahnya yang berlokasi di Bogor.

BACA :  Tujuh Tangki Air Bersih Dikirim PDAM TKR ke Perumahan PWS Tigaraksa

Tim Gabungan dari Polda Metro Jaya, Polresta Tangerang dan Polsek Cikupa sudah memeriksa rumah terduga pelaku di Kampung Jambu RT 02/02, Desa Sibanteng, Kecamatan Lewisadeng, Kabupaten Bogor tapi hasilnya nihil. Selain memeriksa istri terduga pelaku mutilasi, polisi juga sudah memeriksa 18 orang saksi lainnya.

Terkait kasus mutilasi ini, polisi telah mengamankan RI, saksi kunci dalam kasus ini. Polisi juga menyebar sebuah foto seorang pria yang diduga menjadi pelaku dalam pembunuhan sadis tersebut. Meski belum dapat dipastikan, pria berinisial AG ini diduga merupakan suami siri korban yang baru sebulan tinggal di kontrakan milik H Malik.

BACA JUGA : Polisi Sebar Foto Terduga Pelaku Mutilasi Wanita Hamil di Cikupa, Anda Kenal?

BACA :  Bentuk 339 Relawan Desa, BPBD Pandeglang: Mitigasi dan Kesiapsiagaan Bencana

“Pelaku berinisal AG dan hingga kini belum ditangkap. Sekarang sedang kami kejar dia untuk yang bersangkutan kami sebar fotonya terduga pelaku seperti ini,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Kombes Krishna Mukti.(Rus)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler