Connect with us

METROPOLITAN

Tower Tersambar Petir Milik CV Sinar Hidayah Technical Ilegal

Published

on

Banten Hits – Sebuah tower penguat sinyal di Kampung Pager Batu, Kelurahan Juhut, Kecamatan Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang, tersambar petir, Senin (2/5/2016). Akibatnya, seorang warga terluka dan puluhan peralatan elektronik milik warga di sekitar tower rusak.

BACA JUGA: Lagi, Warga Pandeglang Tersambar Petir

Belakangan terkuak, tower penguat sinyal itu ternyata tidak mengantongi izin pendirian dan izin lingkungan, bahkan pihak kelurahan tidak pernah memberikan rekomendasi berdirinya tower tersebut.

“Tower itu tidak mengantongi izin pendirian dan lingkungan kepada pemerintah daerah, apalagi saya belum pernah mengeluarkan rekomendasi terkait tower penguat sinyal itu,” kata Lurah Juhut Ahmad Yana Wijaya, di ruang kerjanya kepada Banten Hits, Selasa (3/5/2016).

BACA :  SMI UNIS Gelar Aksi

Setelah kejadian tersebut, kata Ahmad, warga sekitar kemudian menggelar musyawarah dengan mengundang perusahaan pemilik tower, namun perwakilan perusahaan tak hadir. Hasil musyawarah, warga keukeuh minta tower tersebut dicabut supaya tidak menelan korban kembali.

“Berdasarkan hasil musyawarah warga tanpa menghadirkan pihak perusahan, warga ini meminta tower itu supaya ¬†dicabut, karena dikhawatirkan akan menelan korban kembali. Apalagi posisinya di tengah perkampungan,” terangnya.

Menurut Ahmad, tower peguat sinyal itu diketahui milik CV Sinar Hidayah Techinical yang beralamat di Kubang Awan, Kecamatan Ciruas, Kota Seorang. Perusahaan itu menyewa lahan kepada salah seorang warga setempat dengan uang sewa Rp 700 ribu per bulan.

“Seharusnya pihak perusahan datang kepada kami dan menjelaskan kepada warga, karena kita khawatir warga beranggapan kita bekerjasama dengan perusahan. Padahal kita memberikan rekomendasi juga tidak,” cetusnya.(Rus)

BACA :  MUI Dukung Pemkab Tangerang Menata Dadap



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler