Connect with us

METROPOLITAN

“Lagi Ngidam, Pengen Dipegang Perutnya Sama Krishna Murti”

Published

on

Banten Hits – Kedatangan Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti ke suatu daerah memang tak luput dari perhatian masyarakat. Kehadiran Krishna yang seolah selalu ditunggu masyarakat memang bak artis papan atas yang banyak memiliki penggemar.

Kali ini Krishna datang ke lokasi pembunuhan Eno Pariah (19) di Desa Jatimulya, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Datang mengenakan kacamata hitam, jaket bertuliskan Turn Back Crime dengan celana jeans biru, mantan Kapolsek Penjaringan ini langsung menyita ratusan pasang mata, terutama para kaum wanita yang penasaran dengan sosok Krishna.

BACA: Wanita Asal Serang Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Mess PT Polypta Global Mandiri

BACA :  Pelaku yang Ancam Ledakkan Bom di Perkantoran Tangerang Mengaku Anggota ISIS

Bahkan, seorang wanita warga Jatimulya yang tengah hamil mengaku sengaja datang ke lokasi tersebut untuk melihat Krishna.

“Iya sengaja dateng buat lihat Pak Krishna Murti yang katanya ganteng,” tutur Ani.

Tak sekedar ingin melihat, Ani juga berharap perutnya yang tengah hamil 4 bulan tersebut bisa dipegang Krishna.

“Lagi hamil, ngidam pengen dipegang perutnya sama Krisha Murti, biar ganteng anaknya kayak dia,” tutur Ani.

Dari catatan Banten Hits, Krishna sudah tiga kali datang ke Tangerang.  Saat itu, Krishna datang ke lokasi Pembunuhan disertai mutilasi terhadap wanita hamil Nur Astiyah di Desa Talagasari, Kecamatan Cikupa yang dilakukan Kusmayadi alias Agus.

BACA: Pra-Rekonstruksi dan Sosok Krishna Murti yang Jadi Idola

BACA :  Pencurian di Kantor Gapensi Lebak Terekam CCTV, Motor Milik Wakil Bendahara Raib

Krishna kembali datang saat terjadi bentrok antar warga Dadap dengan petugas Kepolisian. Kedatangan Krishna kali kedua ke Tangerang tersebut untuk meredam emosi warga yang menolak rencana penggusuran yang akan dilakukan Pemkab Tangerang. BACA: Krishna Murti Usir Pejabat Pemkab Tangerang di Lokasi Bentrok Dadap.(Nda)



Terpopuler