Connect with us

METROPOLITAN

Hari Pertama Ops Patuh Kalimaya di Serang, Ratusan Pengedara Motor Ditilang

Published

on

Banten Hits – Jajaran petugas Satuan Lalu lintas (Satlantas) Polres Serang, menggelar Operasi Patuh Kalimaya, di kawasan Stadion Maulana Yusuf Kota Serang, Senin (16/5/2016).

Di hari pertama operasi yang merupakan salah satu operasi cipta kondisi (cipkon) jelangn bulan ramadan yakni operasi Ketupat 2016, ratusan pengendara sepeda motor terjaring petugas. Mereka yang terjaring lantaran tak dapat menunjukan surat-surat kelengakapan bermotor dan melanggar aturan lalu lintas.

“Operasi ini bertujuan menciptakan tertib berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan dengan mengedepankan tindakan pre-emtif, preventif, dan persuasif juga penegakan hukum,” ujar Kar Bin Ops Polres Serang, I Ketut Oka.

Oka menjelaskan, operasi yang dimulai hari ini hingga 27 Mei 2016 dilakukan secara serentak dalam menekan angka kecelakaan dan meningkatkan tertib berlalu lintas.

BACA :  Pedagang Hewan Kurban di Teluk Naga Kesulitan Pakan Rumput

“Masih banyak masyarakat yang belum sadar pentingnya tertib berlalu lintas. Misalnya, tidak memakai helm, termasuk para pelajar yang memang belum mempunyai SIM ditambah tidak melengkapi diri dengan helm saat berkendara,” ungkapnya.

Ratusan pengendara yang tidak mampu menunjukan SIM, STNK dan BPKB bisa mengambil sepeda motornya dengan membawa surat-surat kelengkapan bermotor.

Tak hanya menyasar kendaraan roda dua, petugas juga menyasar kendaraan roda empat yang menempel logo/simbol pada plat nomor kendaraan, menggunakan rotator/sirene pada mobil pribadi. Petugas juga menindak para angkutan umum yang menaikan atau menurunkan penumpang di tempat yang tidak seharusnya.

Untuk mengantisipasi adanya oknum TNI yang melakukan pelanggaran, pihaknya lanjut Oka akan bekerja sama dengan Detasemen POM.

BACA :  Soal Tuduhan kepada Dimyati dan Irna, Akademisi Untirta: Kalau HMI Punya Bukti Kenapa Takut?

“Kita akan bekerjsama dengan Den POm untuk menangani jika ada oknum TNI  yang melakukan pelanggaran,” jelasnya.(Nda)



Terpopuler