Connect with us

METROPOLITAN

Dua Minggu Buron, Polisi Ringkus Pelaku Pembacokan Warga Baduy

Published

on

Banten Hits – RT alias Tobay (45), satu dari dua pelaku pembacokan terhadap Sarmin (60) warga suku Baduy, Kabupaten Lebak, berhasil diringkus jajaran Polsek Cipanas.

Polisi terpaksa menghadihi timah panas kepada Tobay lantaran berusaha kabur saat akan ditangkap petugas di rumah istrinya, di Kampung Buluheun, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebak Gedong.

Kapolsek Cipanas Kompol Danu Atmaja mengatakan, Tobay yang merupakan seorang residivis dalam kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tersebut ditangkap setelah dua pekan buron.

“Waktu akan ditangkap, pelaku bersembunyi di atap rumah dan tak mau turun, karena pelaku berusaha melarikan diri, petugas terpaksa menembek kaki kanan pelaku,” kata Danu, Minggu (22/5/2016).

Sementara satu pelaku lainnya yakni DYT, masih dalam pengejaran petugas. DYT yang tak lain anak dari Tobay diketahui turut membantu sang ayah melakukan aksi kejahatan mencuri uang dan handphone milik Sarmin.

BACA :  Gara-gara Obat Nyamuk, Rumah Pasutri di Pandeglang Ludes Terbakar

“Kita masih kejar, karena Dy ini juga ternyata membantu pelaku mencuri barang milik korban,” ungkap Danu.

Peristiwa yang dialami Sarmin bermula saat ia hendak pulang ke kampung nya di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak usai bekerja selama dua pekan membersihkan kebun milik salah seorang warga di Kampung Nunggul, Desa Sukasari, Kecamatan Cipanas. Karena sudah larut malam, Sarmin memutuskan untuk bermalam di sebuah gubug perkebunan tersebut.

“Udah kemaleman, makanya saya mutusin nginep di gubug itu dan pulang besok pagi,” tuturnya.

Sarmin yang mulai tertidur tak menyadari bahwa Tobay dan DYT tengah mengincar uang hasil jerih payahnya selama bekerja selama dua pekan di perkebunan tersebut.

BACA :  Aliansi Peduli Wanita Dukung Penuntasan Kasus Dosen FKIP Cabul

Melihat Sarmin yang sudah tertidur, Sarmin dengan cepat menggasak tas yang berisi uang Rp1,2 juta, handphone, dan sebuah tas khas suku Baduy (Lomar).

Sarmin yang tiba-tiba terbangun langsung berusaha mengejar kedua pelaku. Tiba-tiba, DYT mengarahkan cahaya dari senter yang dibawanya ke arah wajah Sarmin.

“Saya ambil kayu dan berusaha kejar mereka,” ucapnya.

Namun, Sarmin tak menyangka bahwa pelaku sudah membawa senjata tajam berupa sebilah golok. Lantaran cahaya dari senter mengganggu pandangan Sarmin, pria paruh baya ini tak mengetahui jika Tobay mengayunkan goloknya ke arah kepalanya.

“Saya silau enggak jelas ngeliat, tau-tau pelaku membacok kepala, punggung, tangan sama kaki saya,” ujarnya.

BACA :  Viral Bupati Iti Ngamuk ke Sopir Truk Tanah Merah, Pemkab Batasi Jam Operasional Angkutan Pertambangan di Lebak

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersebut, pelaku dijerat dengan pasal 365 karena melakukan pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” pungkasnya.

Sementara itu, Tobay (45) mengaku, saat itu dirinya tengah memancing tak jauh dari gubug tempat Sarmin tertidur. Lantaran mengetahui Sarmin membawa uang banyak, Tobay nekat merampasnya.

“Saya ingat omongan teman saya kalau dia bawa banyak uang. Saya juga enggak nyangka pas tas nya saya ambil dia malah bangun dan ngejar saya. Karena panik, makanya saya bacok dia,” imbuhnya.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler