Connect with us

METROPOLITAN

Yogi Yogaswara Bantah Bayar Cicilan Mobil Pejabat

Published

on

Banten Hits – Yogi Yogaswara, salah satu direktur PT Panca Karya Griyatama yang paling bertanggungjawab atas pengelolaan Pasar Babakan, membantah pihaknya telah membayarkan cicilan mobil pejabat di Kota Tangerang seperti yang tersebut dalam dokumen laporan keuangan PT Panca Karya Griyatama.

BACA JUGA: Uang Koordinasi Pasar Babakan Diduga untuk Cicilan Mobil Pejabat

“Gak ada. Gak (pernah bayar cicilan mobil pejabat),” kata Yogi saat dihubungi Banten Hits lewat telepon selulernya, Senin (23/5/2016).

Pernyataan Yogi Yogaswara ini bertentangan dengan keterangan yang disampaikannya kepada Banten Hits Mei 2015 di kediamannya di Kawasan Lengkong, Kota Tangerang Selatan. Saat itu, selain mengakui dirinya mengelola Pasar Babakan karena ada izin lisan dari Wahidin Halim–wali kota Tangerang saat itu–Yogi juga akan membeberkan semua fajta jika dia terjerat hukum.

BACA :  PKL Pasar Anyar Akan Direlokasi ke Gedung Eks Borobudur Tangerang

Pernyataan soal izin lisan dari Wahidin Halim, juga disampaikan Yogi Yogaswara saat hearing dengan Komisi III DPRD Kota Tangerang, 10 November 2015 lalu. Yogi saat itu didampingi Mustafa Kamaludin dan Oman Jumansyah, salah seorang politisi Partai Golkar yang memiliki kedekatan khusus dengan Yogi.

BACA JUGA: Yogi Yogaswara Akui PT Panca Karya Griyatama Kelola Pasar Babakan Atas Perintah WH

Kementerian Hukum (Kemenkum) dan HAM telah menyatakan, pengelolaan Pasar Babakan sejak 2007 hingga saat ini ilegal. Kemenkum HAM juga akan segera melakukan penertiban di tanah miliknya yang digunakan untuk aktivitas bisnis oleh PT Panca Karya Griyatama.

BACA JUGA: Kemenkum HAM: Pengelola Pasar Babakan Menyerobot

BACA :  Kapal Berbendera Malaysia IK Merdeka yang Ada di Selat Sunda Jadi Rebutan, Ini Ceritanya

Meski telah dinyatakan ilegal, namun praktik bisnis yang diduga telah merugikan negara ini tak pernah tersentuh hukum.(Rus) 

 



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler