Connect with us

METROPOLITAN

Bangli Diduga Warem di Cikuasa Bawah Cilegon Dibongkar

Published

on

Banten Hits – Tak juga menggubris peringatan yang dilayangkan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon, puluhan bangunan liar (bangli), di sepanjang Jalan Cikuasa Bawah, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, dibongkar, Selasa (31/5/2016).

Petugas gabungan dari Satpol PP, Polri dan TNI terpaksa membongkar paksa bangunan yang pemiliknya enggan membongkar sendiri bangunan yang juga diduga dijadikan warung remang-remang tersebut.

“Pembongkaran ini adalah langkah tegas Pemerintah terhadap keberadaan bangunan liar. Selain itu, banyak laporan warga yang menyampaikan keresahannya karena banyak bangunan yang disalahgunakan menjadi tempat maksiat,” kata Asda I Pemkot Cilegon, Taufiqurrahman, di lokasi pembongkaran.

Dirinya menjelaskan, penghuni bangli yang berdiri di atas lahan Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) tersebut sudah jauh-jauh hari diberikan peringatan agar segera membongkar bangunannya. Namun, peringatan tersebut tak kunjung ditanggapi.

BACA :  Efek Virus Corona, Produksi Pembuatan SIM di Satlantas Polres Cilegon Menurun

“SP 1 sampai SP 3 sudah kita layangkan dari tiga bulan lalu. Kemarin sudah kita rapatkan langsung dengan PJKA pusat, mereka mendukung pembongkaran ini,” ungkap Taufiq.

Terkait adanya kemungkinan gugatan dari pemilik bangli seperti yang terjadi di Kecamatan Purwakarta beberapa waktu lalu. Ia mengakum pihaknya sudah menyiapkan langkah hukum untuk mmengantisipasi hal tersebut.

“Kita sudah persiapkan. Kita tidak khawatir karena sudah melaksanakan prosedur yang benar,” tegasnya.

Camat Grogol, Hudri Hasun membantah jika penertiban dilakukan lantaran menyambut bulan Ramadan. Kata dia, penertiban sudah acap kali dilakukan, namun bukan berkuran, jumlah bangunan justru semakin menjamur, termasuk penghuninya yang rata-rata berasal dari luar daerah.

“Ada 40 titik yang rencananya kita tertibkan,” ucap Hudri.

BACA :  Plt Wali Kota Cilegon Lepas 384 Calon Jemaah Haji Kloter 53 di Gedung DPRD

Hudri juga mengaku lega karena keresahan masyarakat terhadap bangunan liar tersebut bisa diatasi. Meski tidak mengganggu para pengendara yang melintas, keberadaan bangli yang disalahgunakan tersebut membuat warga geram.

“Alhamdulilah, akhirnya bisa kita bongkar dengan tim gabungan,” katanya.

Warga setempat nampak antusias menyaksikan pembongkaran puluhan bangli tersebut. Bahkan, sebagian warga bertepuk tangan saat melihat satu per satu bangunan dirobohkan.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler