Connect with us

METROPOLITAN

162 Warga Lebak Terjangkit HIV/AIDS

Published

on

Banten Hits – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak mencatat, dari tahun 2001 hingga 2016, 162 orang positif terjangkit HIV/AIDS.

 

Jumlah tersebut bertambah, setelah baru-baru ini Dinkes mendapati 4 orang warga terjangkit virus menular dan berbahaya tersebut. Empat orang yang terbukti positif ini adalah 2 ibu rumah tangga dan 2 lainnya adalah pria.

Empat warga Lebak ini diketahui positif saat menjalani rawat inap di RSUD dr Adjidarmo Rangkasbitung karena penyakit penyerta. Petugas yang melakukan tes darah terhadap keempatnya mendapati hasil pemeriksaan darah menunjukan positif HIV/AIDS.

“Empat pasien ini dinyatakan positif, pihak Adjidarmo kemudian melaporkannya kepada kami,” kata Kepala Dinkas Lebak, Maman Sukirman, di Rangkasbitung, Kamis (2/6/2016).

BACA :  Camat Sindang Jaya Sebut Tak Ada Pembangunan Rumah Ibadah di Suvarna Sutera

Maman menuturkan, petugas Dinkes kini rutin melakukan pengecekan terhadap keempatnya. Hal ini dilakukan guna mengetahui kondisi keempatnya. Sementara itu, untuk mengetahui perkembangannya, Dinkes melalui bidang Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) telah memerintahkan agar empat orang tersebut rutin memeriksa kesehatannya ke klinik khusus penderita HIV/AIDS yang disediakan Pemkab Lebak di RSUD.

“Sudah saya instruksikan staf saya untuk membujuk empat orang tersebut agar mau memeriksa kesehatannya ke Klinik Seroja di RSUD. Karena, kalau rutin diperiksa, kami yakin kondisinya bisa terpantau oleh kami,” jelasnya.

Kepala Bidang P2PL Dinkes Lebak Firman Rahmatullah menambahkan, virus HIV/AIDS bisa menimpa siapa saja. Untuk menghindarinya, maka masyarakat tidak berperilaku menyimpang, seperti gonti-ganti pasangan, serta melakukan seks bebas.

BACA :  Nenek 60 Tahun di Maja Lebak Tewas Tertimpa Sofi Teras Rumah yang Ambruk

“Dengan semakin bertambahnya jumlah penderita HIV/AIDS, maka akan semakin bertambah pula ancaman penularannya,” imbuhnya.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler