Connect with us

Pemkot Tangerang

Jurumudi Baru Wakili Kota Tangerang Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi

Published

on

Kota Tangerang – Kelurahan Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, mewakili Kota Tangerang dalam lomba Kelurahan tingkat Provinsi Banten tahun 2016.

Hebatnya lagi, Kelurahan Jurumudi Baru lolos ke babak final dan bersaing dengan dua Kelurahan lain di Provinsi Banten untuk nantinya mewakili Banten ke tingkat Nasional. Prestasi ini juga mengulang prestasi yang pernah diraih oleh Kelurahan Cimone yang menjadi juara pada tahun 2015.

Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin yang menerima langsung rombongan tim juri lomba Kelurahan di Aula Kantor Kecamatan Benda menjelaskan, penilaian lomba Kelurahan Berprestasi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan motivasi dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Bukan hanya itu saja, kegiatan yang dilakukan satu tahun sekali ini juga untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan yang telah dicapai oleh Kelurahan itu sendiri.

“Kegiatan ini diharapkan juga bisa memotivasi para aparat kelurahan untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik buat masyarakat,” kata Sachrudin, Jumat (3/6/2016).

“Selain tentunya sarana untuk membangun kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya,” sambungnya.

Ketua tim penilai dari Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat Desa (BPPMD) Provinsi Banten, Sigit Switarto mengatakan, sistem penilaian bukan hanya mendengarkan ekspos dari Lurah, tetapi mewawancarai serta memeriksa kelengkapan kemasan catatan dalam bentuk laporannya, termasuk potensi serta swadaya masyarakat.

“Kalau dulu Lurah melakukan ekspos di kantor Kelurahan, untuk tahun 2016 kita undang Lurah buat presentasi di Hotel Sofyan Pandeglang,” jelasnya.

Sigit menjelaskan, ada delapan indikator penilaian untuk meraih juara, diantaranya bidang pendidikan masyarakat, kesehatan masyarakat, ekonomi masyarakat, ketertiban dan keamanan masyarakat, bidang pemerintahan, bidang kelembagaan, partisipasi masyarakat, pemberdayaan dan kesejahteraan mulai dari administrasi PKK, kegiatan Pokja I,II,III dan IV.

“Kita tidak hanya melihat data yang telah disampaikan, tapi kita juga akan melakukan cross check ke lapangan untuk membuktikan data yang disampaikan benar adanya,” ucapnya.

Sementara itu, Lurah Jurumudi Baru Agung Pujarama mengemukakan, bahwa Kelurahan yang dipimpinnya tidak memiliki persiapan khusus menghadapi penilaian ini. Dirinya menginginkan adanya kondisi real di lapangan. Sehingga penilaian dilakukan sesuai dengan keseharian di Kelurahan, dengan demikian hasil yang didapat bukan karena dibuat-buat dengan melakukan persiapan, namun nilai yang benar-benar asli.

“Di Jurumudi Baru kami ada beberapa hal yang menjadi program unggulan seperti Kampung Hijau di Kampung Kepu dan juga produk UKM makanan dan kaos,” bebernya.

“Mudah-mudahan melalui lomba ini, masyarakat juga akan semakin proaktif dan lebih sejahtera,” Imbuhnya.(Nda)

Trending