Connect with us

METROPOLITAN

Buntut Razia Warteg, Website Satpol PP Serang Diretas Hacker

Published

on

 

Banten Hits – Penutupan rumah makan Saeni di Jalan Kepuh, Kota Serang, Rabu (8/6/2016) lalu, berbuntut panjang. Setelah muncul gerakan donasi untuk Saeni, kini website resmi Satpol PP Kabupaten Serang diretas hacker. Website dengan URL http://satpolpp.serangkab.go.id tak bisa diakses sejak Minggu (12/6/2016).

Hingga Minggu malam, Banten Hits masih mendapati website tersebut dalam penguasaan hacker yang menyebut dirinya /Mr.AdsJr404 Ft Alfarizi_404. Pelaku juga menuliskan pesan berbahasa Inggris,”Deface just a game, if you say it’s a crime, that mean you’re stupid“.

Belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Serang terkait aksi hakcer yang berhasil meretas website resmi Satpol PP Kabupaten Serang. 

BACA :  WNA Taiwan Narapidana Kasus Narkoba Gantung Diri di Lapas Pemuda

Pada operasi warung makan 8 Juni 2016 lalu, Satpol PP kota Serang merazia warung makan yang buka siang hari, salah satunya milik Saeni yang berjualan di sekitar Pasar Induk Rau, Kota Serang. Saeni langsung digelandang Satpol PP kota Serang.

Tak Cuma disuruh tutup, dagangan Saeni disita oleh Satpol PP dan dibawa ke kantor untuk kemudian dikembalikan ke pemiliknya setelah pemilik diberi pembinaan oleh Satpol PP.

Menurut Sekretaris MUI Kota Serang Amas Tajuddin, operasi Satpol PP Kota Serang untuk menegakkan Perda. Razia juga sesuai Surat Edaran Wali Kota Serang yang didukung MUI Kota Serang dan ormas Islam se Kota Serang.

“Ini kan perda (peraturan daerah). Satpol PP benar hanya menjalankan. Prinsip dasarnya sesuai dengan Surat Edaran Walikota dan Rekomendasi MUI Kota Serang yang didukung ulama dan ormas Islam se Kota Serang. Bahwa tidak ada warung makan yang boleh buka di siang hari sampai pukul 16.00 wib sore. Mereka hanya boleh buka dari jam 16.00 sampai pukul 04.00 pagi,” kata Amas saat ditemui di Masjid Agung Banten, Minggu (12/6/2016).

BACA :  Minimarket Ilegal di Lebak Bebas Beroperasi, Iti Semprot Satpol PP

Berita Saeni menjadi viral di medsos, terlebih ketika dalam tayangan Saeni terlihat menangis dagangannya disita Satpol PP. Sekelompok orang bahkan menggalang dana untuk Saeni.(Rus)

 

Terpopuler