Connect with us

METROPOLITAN

Libur Lebaran, 26 Puskesmas di Tangsel Tetap Beroperasi

Published

on

Banten Hits – Selama libur Lebaran, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Tangerang Selatan (Tangsel) tetap mengoperasikan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

 

Tercatat, ada 26 Puskesmas yang tetap beroperasi memberikan pelayanan kepada masyarakat pada libur Lebaran. Dari jumlah itu, 21 Puskesmas akan membuka pelayanan kesehatan selama 24 jam.

Kepala Dinkes Tangsel, Suharno mengatakan, tidak ada jatah libur pada hari raya bagi petugas kesehatan yang bertugas di Puskesmas. Kebijakan tersebut memang sudah diterapkan sejak beberapa tahun lalu.

“Jadi mereka (petugas kesehatan, dokter dan perawat) tidak libur saat Idul Fitri dan ini memang sudah kita berlakukan setiap tahun,” kata Suharno.

Suharno menjelaskan, untuk petugas kesehatan yang bertugas di 21 Puskesmas yang merupakan Puskesmas rawat ini akan diberlalukan sistem shift.

BACA :  Dalih Investasi, Tempat Karoke Berkedok Kafe Diduga Leluasa Jual Miras di Kota Serang

“Kita bagi jadi dua shift, masing-masing shift ada tiga petugas dengan dilengkapi satu unit ambulan,” ujarnya.

Beberapa Puskesmas yang melayani masyarakat selama 24 jam diantaranya, Puskesmas Rengas, Pondok Ranji dan Pisangan di Kecamatan Ciputat Timur. Pusksemas Ciputat, Jombang, dan Kampung Sawah di Kecamatan Ciputat. Lalu Puskesmas Serpong 1, Serpong 2, Rawa Buntu di Kecamatan Serpong. Puskesmas Pondok Benda, Benda Baru di Kecamatan Pamulang. Puskesmas Pondok Aren, Perigi di Kecamatan Pondok Aren. Puskesmas Setu, Keranggan dan Bhakti Jaya di Kecamatan Setu.

“Petugas akan dapat jatah libur bergantian setelah Lebaran. Mereka juga akan mendapat hak cuti,” katanya.

Tak hanya bersiaga di Puskesmas, pihaknya juga bakal berpartisipasi dalam Poskotis Mudik yang segera dibentuk. Nantinya, petugas kesehatan akan berjaga di setiap Poskotis yang rencananya dibangun di tujuh titik.

BACA :  Brimob Diterjunkan Evakuasi Pohon Besar yang Tumbang di Jalan Raya Taktakan Serang

“Kita juga sedang menyiapkan call center kesehatan. Nantinya, masyarakat bisa menghubungi call center itu untuk mendapat akses layanan kesehatan,” jelasnya.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler