Connect with us

EKONOMI & BISNIS

Jelang Idul Fitri, Penjualan Kelapa di Lebak Meningkat

Published

on

Banten Hits – Sejak hari pertama puasa Ramadan, peghasilan pedagang kelapa mengalami peningkatan. Hal itu terjadi karena kelapa yang dijual di Pasar Rangkasbitung selalu dicari masyarakat untuk camparan bahan makanan khas puasa, seperti kolak dan lainnya. 

Pasalnya, permintaan cukup tinggi, harga kelapa pun naik. Kini satu kelapa harganya mencapai Rp 8.000 sampai Rp 9.000. Padahal sebelum Ramadan harga kelapa paling mahal Rp 4.000.

Endang Mulyadi (48), pedagang kelapa asal Kecamatan Kalanganyar membenarkan bila hasil penjualan kelapa miliknya mengalami kenaikan. Selama puasa ini, semua kelapa yang dikumpulkannya selalu habis terjual.

“Setiap kali memetik kelapa dan dikumpulkan sampai ratusan buah, selalu terjual seluruhnya,” ujarnya, di Rangkasbitung, Sabtu (25/06/2016).

BACA :  Tingkatkan Pelayanan, Terminal 3 Bandara Soeta Diperluas

Kata Endang,  meski harga kelapa turun naik, pihaknya kerap menyetok kelapa hingga ribuan butir. Kelapa itu disiapkan untuk kebutuhan beberapa hari menjelang lebaran

“Saya hanya bisa mencari nafkah dari hasil penjualan kelapa. Maka saat harganya sedang bagus, saya harus mengumpulkan kelapa sebanyak-banyaknya,” kata Endang.

Lili Jumiarsih (42) pedagang kelapa di Pasar Rangkasbitung membenarkan bila kelapa saat ini merupakan dagangan yang paling banyak dicari masyarakat. Meski harganya naik hingga Rp 9.000 per buah, namun selalu habis terjual.

“Setiap hari saya selalu menyediakan seratus kelapa. Alhamdulillah belum pernah tersisa, meski haragnya jauh lebih tinggi ketimbang harga sebelum puasa,” kata Lili.(Rus)

BACA :  Pemudik Bus Turun 30 Persen


Terpopuler