Connect with us

METROPOLITAN

Satpol PP Sebut Jelang Lebaran Penghasilan Gepeng di Cilegon Capai Rp100 Ribu/Hari

Published

on

Banten Hits – Jelang hari raya Idul Fitri, petugas Satpol PP di sejumlah daerah merazia anak jalanan (anjal), gelandangan dan pengemis (gepeng) yang semakin menjamur. Salah satunya di Kota Cilegon.

 

Sejumlah anjal dan gepeng di Kota Baja ini, Senin (27/6/2016) terjaring razia petugas. Bulan Ramadan, disebut-sebut waktu yang paling dimanfaatkan anjal dan gepeng untuk mengumpulkan rupiah dari para pengguna kendaraan. Tak jarang, keberadaan anjal dan gepeng dinilai mengganggu Ketertiban, Keamanan, dan Keindahan (K3) Kota.

“Kalau mau Lebaran anjal dan gepeng musiman di Kota Cilegon memang marak, makanya kami razia, mulai dari jalur protokol dari persimpangan PCI sampai persimpangan Tol Cilegon Barat,” kata Kasi Pembinaan Personel Satpol PP Cilegon, Adang Wahyudin.

BACA :  Pertemuan Dirut AP II dengan Warga Rawa Rengas Deadlock

Adang mengungkapkan, dari pengakuan anjal dan gepeng yang terjaring, penghasilan dari mengemis, terutama saat bulan Ramadan menjelang Idul Fitri bisa mencapai Rp100 ribu per hari.

“Bisa seratus ribu sehari, kata mereka masyarakat Cilegon tergolong royal memberikan uang kepada pengemis,” terang Adang.

Anjal dan gepeng yang terjaring akan diserahkan ke Dinas terkait untuk dibawa ke panti rehabilitasi di Cikerai. Adang menyebut, Kebanyakan anjal dan gepeng yang terjaring justru berasal dari wilayah Serang.

“Dari identitas mereka, umumnya dari Kramatwatu dan Kasemen,” imbuhnya.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler