Connect with us

WISATA

Favorit Dikunjungi saat Liburan, Kawasan Banten Lama Masih Semrawut

Published

on

Banten Hits – Nyaris setiap hari libur tiba–terutama libur Hari Besar Islam seperti Idul Fitri–kawasan Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kabupaten Serang yang dikenal dengan wisata religinya, selalu dipadati pengunjung, mulai pengunjung lokal sampai pengunjung dari luar Banten.

Seperti pada liburan Lebaran 1437 H kemarin, sejak Jumat-Minggu (8-10/7/2016) kawasan ini dipadati ribuang pengunjung. Saking membludaknya pengunjung, akses menuju kawasan ini didera macet total. Titik kemacetan pertama terjadi dari Kelanggaran, Kelurahan Unyur hingga pertigaan arah Polsek Kasemen.

Titik macet lainnya berada dari arah Kramatwatu. Antrean kendaraan terlihat sejak Terminal Banten Lama hingga arah Bojonegara. Kemacetan di kawasan ini terjadi akibat sejumlah tempat parkir penuh.

BACA :  Pengelola Wisata Pantai Bagedur Keluhkan Perhatian Pemkab Lebak

Kawasan Banten Lama selalu menjadi magnet pengunjung karena di kawasan ini terdapat sejumlah tempat dan benda bersejarah zaman kerajaan Islam di Banten. Wisata sejarah yang dapat ditemui beberapa di antaranya, Keraton Kaibon, Keraton Surosowan, Masjid Agung Banten, Benteng Spellwijk, Museum Kepurbakalaan Banten, Vihara Avalokitesvara dan Danau Tasikardi. Semuanya merupakan situs sejarah sisa-sisa kejayaan Kesultanan Banten yang terkenal.

Hamsah (34), salah seorang pedagang di Kawasan Banten Lama mengatakan, nyaris saban Lebaran selesai, kawasan tersebut selalu diserbu pengunjung dari berbagai daerah, seperti Jawa Barat, Jakarta, dan Lampung.

“Setelah Lebaran sehari, kawasan peziarahan (di kawasan Banten Lama) dipadati pengunjung. Ada yang berziarah, ada juga yang hanya main seperti anak-anak muda,” kata Hamsah saat ditemui Banten Hits di tempatnya berjualan, Minggu (10/7/2016).

BACA :  Lima Hari Digelar, Sawarna Best Festival Gaet 25 Ribu Pengunjung

Sementara itu, salah seorang penunjung dari Kota Cilegon, Nurida (23) mengatakan, dia bersama keluarganya rutin berziarah ke Kawasan Banten Lama. Ziarah dilakukan sehari setelah Lebaran.

“Setiap tahun saya ke Banten Lama ziarah bersama keluarga. Sudah rutin tiap tahun tidak telat,” ucapnya.

Hal senada dikatakan pengunjung lainnya, Fitri (23), warga Kota Serang. Jika Nurida hanya setahun sekali berkunjung ke Banten Lama, Fitri justru datang setiap hari-hari besar Islam.

“Saya hampir setiap hari besar Islam ziarah ke sini, seperti menjelang puasa kemarin,” ujarnya.

Melihat tingginya minat warga untuk mengunjungi kawasan Banten Lama, sudah seharusnya pemerintah setempat melakukan penataan di kawasan ini, terutama sejumlah fasilitas umum seperti tempat parkir kendaraan, pedagang kaki lima, dan infrastruktur jalan.(Rus)

BACA :  Bupati Lebak Ingatkan PHRI soal Tarif dan Pelayanan Hotel



Terpopuler