Connect with us

METROPOLITAN

Jalur Wisata di Pandeglang Lumpuh saat Liburan, Ini Saran PHRI

Published

on

Banten Hits – Jalur wisata di Kabupaten Pandeglang mengalami lumpuh total saat liburan Lebaran 1437 H. Ribuan kendaraan mengular baik di jalan utama, maupun di jalan alternatif menuju objek wisata.

Menyikapi hal itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Pandeglang Widi Widiasmanto, meminta kepada pemerintah baik kabupaten maupun provinsi untuk memperlebar jalur yang akan menuju tempat wisata. Pelebaran itu untuk memberikan ruang kepada wisatawan yang menggunakan roda dua.

“Pembangunan tol kan sedang proses Jalan utama provinsi sampai jalan daerah tujuan wisata di pinggir-pinggirnya diperlebar dua sampai satu meter setengah saja untuk pengguna motor. Karena wisatawan banyak juga yang pake motor. Lihat saja kemarin pada macet,” kata Widi saat dihubungi Banten Hits melalui telepon genggamnya, Senin (11/7/2015).

BACA :  Lima Anggota Geng Motor Penganiaya Pria di Batuceper Diringkus

Menurut Widi, upaya peningkatan jumlah kunjungan wisatawan tidak hanya ditopang dengan adanya jalan tol Serang-Panimbang, namun jalur-jalur utama juga seharusnya diperlebar. 

{loadposition google1}Selain menyoroti infrastruktur yang belum memadai untuk menuju tempat wisat, PHRI juga meminta kepada pemerintah supaya segera membuat tempat khusus untuk menjajakan  makan khas daerah dan tersedianya fasilitas SPBU yang beroperasi selama 24 jam.

“Kalau itu disiapkan peluangnya bisa double. Itulah peluang, dan peluang itu yang harus diambil karena ribuan kendaraan masuk ke Banten,” teranganya.

Di sisi lain, Widi juga mengingatkan kepada pemilik wisata maupun pemilik hotel supaya tidak menaikan tarif yang seenakanya agar para wisatawan tidak kecewa.

BACA :  Polsek Cikupa Bantah Tangkap Anggota Dit Narkoba Polda Banten

“Saran saya, penerapan tarif ke wisatawan sewajarnya. Jangan membebani atau aji mungpung, nantinya bikin kapok wisatawan seperti yang terjadi di luar Banten,” pungkasnya.(Rus)



Terpopuler