Connect with us

METROPOLITAN

KUA Maja Diduga Manipulasi Data Nikah, 200 Akad Nikah di Dalam Kantor Fiktif?

Published

on

Banten Hits – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak diduga memanipulasi data pernikahan. Sebanyak 200 akad nikah yang dilakukan di luar kantor, data laporannya justru dimanipulasi dengan membuat data pernikahan dilangsungkan di dalam kantor

Jika akad nikah dilakukan di dalam kantor, maka calon mempelai dibebaskan dari biaya apapun alias gratis. Namun, jika akad nikah dilangsungkan di luar kantor KUA, calon mempelai harus merogoh kocek sebesar Rp1,2 Juta dari yang seharusnya hanya Rp600 ribu.

Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lebak, Haerudin membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait laporan data nikah yang diduga dimanipulasi oleh Kepala KUA Maja, Hamdan. Laporan tersebut langsung diinvestigasi untuk mengetahui kebenarannya.

BACA :  Pengoplos Gas di Sepatan Untung Rp 50 Juta Per Bulan

“Hasilnya, Kepala KUA Maja membuat laporan yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Sebab, ada peristiwa pernikahan yang dilakukan di luar kantor, tapi di laporan yang dibuat pernikahan itu dilaksanakan di dalam kantor,” ungkap Haerudin, Kamis (21/7/2016).

Selama tahun 2015, jumlah pernikahan yang diurus KUA tersebut sebanyak 409. Sebanyak 209 diantaranya dilaksanakan di dalam kantor KUA. Artinya kata Haerudin, ada 200 akad nikah di dalam kantor yang diduga fiktif, karena sebenarnya akad nikah tersebut dilakukan di luar kantor.

“Untuk jumlah uang yang diselewengkan tinggal dikalikan saja, 200 pernikahan dikali Rp600 ribu. Jumlah inilah yang diduga diselewengkan dan menimbulkan kerugian negara,” jelasnya.

BACA :  Wabup Lebak Berharap Kursus Mahir Dasar Cetak Pembina Pramuka Berkualitas

Sementara itu, Hamdan membantah dituding memanipulasi data keuangan peristiwa nikah. Ia menegaskan, semua sudah dilakukan dengan sesuai prosedur dan mekanisme yang benar.

“Ah itu mah tidak benar dan mengada-ngada. Ya, silahkan saja kalau Kemenag mau investigasi, saya tunggu,” kilahnya.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler