Connect with us

METROPOLITAN

Razia Yustisi, Puluhan Penguhuni Kos-kosan di Cilegon dan WN Korea Dijaring

Published

on

Banten Hits – Sejumlah kos-kosan di lingkungan Kalanganyar, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon dirazia petugas Satpol PP TNI, Polri dan petugas terkait.

Razia Yustisi dengan sasaran kos-kosan tersebut guna mendata dan memeriksa kelengkapan administrasi kependudukan para penghuni kos-kosan pasca Lebaran.

Dari razia tersebut, puluhan penghuni yang didominasi wanita kedapatan tak mengantongi kelengkapan domisili. Selain itu, satu Warga Negara Asing (WNA) asal Korea juga turut diamankan petugas.

Kasie Trantib Kecamatan Cibeber, Ipan Jaenudin, selain memeriksa kelengkapan domisili, razia juga untuk meminimalisir tindakan kriminalitas, seperti terorisme, narkoba dan kejahatan lainnya.

”Ada beberapa titik kos-kosan yang kita curigai digunakan bukan sesuai fungsinya. Pertama, di wilayah Kedaleman dan Cibeber,” ungkap Ipan.

BACA :  Dua Rumah 'Kosong' di Cigeulis Pandeglang Tiba-tiba Terbakar di Siang Bolong

Puluhan penguhuni kos dan satu WNA yang terjaring kemudian digiring ke kantor Kecamatan Cibeber untuk didata. Kebanyakan dari mereka hanya mengantongi KTP dari asal daerah.

“Kita data dan kita berikan pengarahan agar mereka melengkapi dokumen domisilinya,” katanya.

Lebih lanjut Ipan menjelaskan, razia Yustisi penting dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penduduk di Kota Baja tersebut.

“Sekali operasi, kita lakukan berbagai antisipasi mulai dari terorisme, kriminalitas dan migrasi penduduk. Hasilnya nanti kita laporkan ke DKCS,” jelasnya.

Indah, salah seorang penghuni kos membantah bahwa dirinya merupakan pasangan mesum. Ia mengaku menikah secara siri dengan suaminya.

”Memang tidak ada buku nikah, tapi ada bukti kalau saya sudah menikah,” katanya.(Nda)

BACA :  Ibu Pasangan yang Diarak Bugil Baru Bisa Makan Setelah Anaknya Menikah



Terpopuler