Connect with us

METROPOLITAN

Balita Penderita Bibir Sumbing dan Hidrosefalus di Lebak Butuh Uluran Tangan

Published

on

Banten Hits – Fika Ripana, balita berusia 1,3 tahun yang tinggal di Komplek Pendidikan, RT 06 RW 09, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, membutuhkan uluran tangan.

Balita anak kedua pasangan Sopyan Ripana (31) dan Komariah (28) ini hanya bisa terbaring lemah akibat penyakit bibir sumbing juga hidrosefalus yang telah dideritanya selama satu tahun lalu.

“Awal lahir normal, hanya ada bibir sumbing. Namun ketika berumur tiga bulan saya coba untuk melakukan operasi bibir sumbing, namun ketika diperiksa ternyata dokter memvonis Fika terdapat kelainan pada bagian kepalanya,” kata Komariah, sang ibunda Fika ketika ditemui Banten Hits di kediamannya, Jumat (22/07/2016).

BACA :  Tulis Surat Perpisahan, Nenek di Taman Ubud Tangerang Tewas Gantung Diri

Menurut Komariah, Fika Ripana sempat mendapat penanganan medis saat berusia tiga bulan kelahiran namun gagal.

“Sempat dibawa ke RSUD Banten di Serang karena di Lebak tidak alatnya, namun saat operasi pertama gagal dan terjadi infeksi. Akhirnya beberapa saat kemudian dilakukan operasi kembali baru berhasil terpasang selang di bagian kepala kiri,” terangnya.

Hingga saat ini, kata Komariah, belum ada perhatian ataupun bantuan dari pemerintah daerah. Mereka pernah mengajukan bantuan pada bulan Januari 2016 kepada Dinsos Lebak namun hingga saat ini belum ada realisasi.

“Waktu awal tahun nyoba ngajuin bantuan, tapi sampai sekarang gak ada realisasinya, diundur-undur terus,” ungkapnya.

Komariah berharap, Pemkab Lebak bisa membantu untuk membawa Fika berobat ke salah satu rumah sakit di Ibu kota.

BACA :  Bakal Dikunjungi Jokowi, Bupati Iti Gelar Jumsih di Baduy

“Harus dirujuk ke RS Cipto (Mangunkusumo). Saya harap pemerintah juga bisa mengabulkan hal itu,” harapnya. (Rus)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler