Connect with us

METROPOLITAN

Kemenag RI Perintahkan Kanwil Banten Tindak Lanjuti Dugaan Korupsi Biaya Nikah di Lebak

Published

on

Banten Hits – Dugaan korupsi biaya nikah yang dilakukan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Maja, Hamdan, rupanya sampai ke Kementerian Agama (Kemenag) RI di Jakarta.

Menyikapi dugaan korupsi yang dilakukan dengan cara memanipulasi data pernikahan, Kementerian yang dipimpin Lukman Hakim Saifuddin pun bereaksi dan memerintahkan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Banten untuk menindak lanjutinya.

BACA: KUA Maja Diduga Manipulasi Data Nikah, 200 Akad Nikah di Dalam Kantor Fiktif?

“Benar, kami dihubungi Kemenag pusat untuk menindak lanjuti pemberitaan itu dan sekarang saya mau lapor ke Pak Kanwil dulu,” kata Amin, Kabid Urais Kanwil Kemenag Banten, saat dihubungi melalui handphonennya, Jumat (22/7/2016).

BACA :  Bupati Iti Minta Semangat Gotong Royong Harus Ditanamkan di Lebak

Meski demikian, pihaknya tidak bisa langsung menindak lanjuti dugaan tersebut lantaran membutuhkan laporan tertulis dari Kemenag Lebak.

BACA: Pemuda Pancasila Lebak Minta Kejaksaan Usut Pemalsuan Data Nikah

“Kita minta Kemenag Lebak untuk segera membuat laporan tertulisnya biar kami juga bisa cepet bekerja sesui perintah pusat,” terang mantan Kepala Kemenag Lebak ini.

Jika mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2014 tentang Jenis Tarif Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) di lingkungan Kementerian Agama. Masyarakat yang akan menikah dan melangsungkan pernikahan di luar kantor KUA maka dikenakan biaya Rp600 ribu.(Nda)



Terpopuler