Connect with us

METROPOLITAN

Disebut Pencitraan, Bupati Pandeglang Blokir Netizen

Published

on

Banten Hits – Hanya karena salah satu programnya dikritik, Bupati Pandeglang, Irna Narulita memblokir salah satu Netizen yang jadi Followersnya di Twitter.

 

Mulanya, melalui Twitter, Dwi Arie Setiawan meminta kepada Pemkab Pandeglang untuk melakukan sidak ke Kecamatan Labuan, lantaran ia menemukan masih maraknya pungutan yang dilakukan secara terstruktur dan masif. Cuitan Dwi kemudian ditandai ke halaman Twitter Irna Narulita (@IrnaDimyati99) dan Setda Pandeglang.

“Tolong sidak ke labuan di desa dan kecamatan msh di pungut biaya, itu dilakukan dgn terstruktur dan masif,” kata Dwi.

Dwi yang pernah menyampaikan hal yang sama melalui Facebook dan SMS Center Pemkab Pandeglang kecewa lantaran tak pernah ada tanggapan.

BACA :  Anak Ungkap Detik-detik Kobaran Api Membakar Nenek Renta di Cimoyan Pandeglang

Kekecewaan itu kembali ia tulis dengan tak lupa menandai akun milik orang nomor satu di Kabupaten Pandeglang. Dwi pun menilai SMS Center hanya sebagai pencitraan pasangan Irna Narulita dan Tanto Warsono Arban.

“sy pernah laporkan ke inbok fb & sms centre itu tdk ada tanggapan. Pencitraan di kejar tp kerja di lapangan nihil,” tulis warga Pandeglang ini.

Berharap mendapat tanggapan, istri dari calon Gubernur Banten, Dimyati Natakusmah ini jutru memblokir Dwi. Tak ayal, kekecewaan yang kembali dialaminya terhadap Bupati Cantik tersebut kembali ia tuliskan di halaman Facebook miliknya. Tak lupa, status itu juga ditandai ke akun milik Irna.

“Mulai prihatin dengan gaya kepemimpinan ibu Irna Narulita Dimyati II . Padahal niatnya cuma ingin ikut mengawal pemerintahan INTAN yg bebas dari KKN di pandeglang yg kita cintai alhasil account twitter sy di blokir. Terimakasih ibu bupati yg terhormat telah membungkam aspirasi sy via medsos,” tulis Dwi yang juga menambahkan sebuah hastag #sepertiORBA.(Nda)

BACA :  Ratusan Penari Tradisional Bakal Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Pandeglang



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler