Connect with us

METROPOLITAN

Irna Benarkan Pungli KTP Terjadi di Pandeglang

Published

on

Banten Hits – Bupati Pandeglang, Irna Narulita tak membantah adanya praktik pungutan liar (pungli) terhadap warga yang akan membuat Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

Hal tersebut diketahui Irna setelah menugaskan seseorang untuk mencari tahu kebenaran soal praktik pungli yang kerap banyak dikeluhkan masyarakat.

“Ibu kirim intelejen, ternyata benar ada oknum pegawai yang menerima Rp50 ribu. Tapi, Pak Entis (Kadisdukcapil Pandeglang) sudah memberi sanksi kepada pegawai itu,” kata Irna, kepada Banten Hits, belum lama ini.

BACA: Pungli KTP Keluhan Netizen yang Bilang Irna Narulita Pencitraan

Irna mengatakan, di APBD 2017, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang bakal mengalokasikan anggaran untuk membeli alat perekam e-KTP yang akan ditempatkan di kantor kecamatan.

BACA :  Jelang Arus Mudik Lebaran 2018, Dishub Pandeglang Akan Uji Kelayakan Armada Perusahaan Otobus

“Ibu kembalikan kewenagannya ke kecamatan. Dari kecamatan itu kan  bertangan-tangan. Khawatir ada oknum yang minta buat ongkos, jadi kalau kita gak sanggup beli alatnya banyak, akan disiapkan di masing-masing zona di Pandeglang,” jelasnya.

BACA JUGA: Disebut Pencitraan, Bupati Pandeglang Blokir Netizen

Menurut Irna, laporan masyarakat terhadap praktik pungli menjadi salah satu isu yang paling melelahkan bagi dirinya. Irna mengaku, sudah acap kali menyampaikan kepada desa dan kecamatan agar tidak melakukan praktik memalukan tersebut.

“Pembuatan KTP, KK dan akte kelahiran terus menerus jadi isu yang melelahkan buat ibu. Padahal, ibu sudah bahas dari ibu mulai memimpin di Pandeglang, belum lagi dari anggota DPRD yang juga menyampaikan keluhan-keluhann aparatur,” ungkapnya.(Nda)

BACA :  Berenang Sebrangi Sungai Cisadane, Remaja di Tangerang Hilang



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler