Connect with us

METROPOLITAN

Mahasiswa Lebak Dukung Raskin Diganti Voucher Pangan

Published

on

 

Banten Hits – Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu merekomendasikan agar pemberian beras untuk warga iskin (raskin) diubah menjadi voucher pangan dengan  tujuan tidak hanya memberikan akses pangan pada warga miskin, namun juga membangun pedagang kecil dan menengah.

Dengan menggunakan voucher pangan, masyarakat pun dapat memilih sumber pemasukan beras yang mereka inginkan. Kendati demikian, pemerintah akan terlebih dahulu melakukan registrasi pedagang beras dan telur yang nantinya dapat menjadi lokasi untuk menembus voucher.

Menanggapi hal tersebut, Front Aksi Mahasiswa Rakyat Banten (Fakrab) mendukung secara penuh kebijakan pemerintah mengganti raskin dengan voucher pangan.

Presidium Fakrab Hendayana Musalev mengatakan, rencana pemerintah yang akan mengganti raskin dengan voucer pangan mulai awal tahun 2017 merupakan rencana kebijakan yang membumi dan brilian, sebab dengan kebijakan tersebut akan lebih menjamin bahwa pangan yang disampaikan akan langsung diterima oleh rumah tangga sasaran.

BACA :  PSBB di Pandeglang Diterapkan Senin 14 September 2020, Titik Keramaian Ini Jadi Target Razia Masker

“Metode pendistribusian voucher pangan akan lebih efisien dan tepat sasaran dibandingkan pendistribusian raskin seperti saat ini, apalagi untuk wilayah Lebak yang masih sangat mengkhawatirkan,” kata Hendayana Kepada Banten Hits melalui telepon selulernya, Selasa (2/8/2016).

Hendayana mendesak agar pemerintah mempersiapkan kebijakan ini secara serius dan matang. Voucher pangan nantinya diharapkan tidak hanya bisa digunakan untuk menebus beras, tapi juga telur serta bahan pokok lainnya dan juga dapat disediakan secara terjangkau baik di pasar, di warung maupun di toko.

“Reformasi kebijakan ini kami yakini dapat membuat rakyat yang belum sejahtera dan belum mampu akan lebih terbantu, dan rakyat akan memperoleh nutrisi, protein, dan karbohidrat yang lebih seimbang,” ungkapnya. (Rus)

BACA :  Irna Minta Logistik Bantuan Korban Tsunami Tak Menumpuk di Posko



Terpopuler