Connect with us

METROPOLITAN

Sehari Setelah Pelajar Tewas Tawuran, Kadisdik Kota Tangerang Dicopot

Published

on

 

Banten Hits – Tawuran pelajar di Kota Tangerang yang memiliki program unggulan di bidang pendidikan, Tangerang Cerdas, kembali pecah Sabtu (20/8/2016) siang sekira pukul 14.30 WIB. Tawuran yang terjadi di depan Taman Potret, salah satu ikon Kota Tangerang ini menelan satu korban jiwa.

Fajri Ramadhan (16), pelajar Kelas X SMKN 4 Kota Tangerang, jurusan mesin VII, warga Kampung Doyong, RT 004/001, No 65, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang tewas dengan luka sabetan senjata tajam di bagian lehernya.

Nani (40), orangtua Fajri Ramadhan, menangis histeris di RSUD Kabupaten Tangerang saat melihat tubuh anaknya telah terbujur kaku di tempat pemandian mayat. Dia pun meminta pihak kepolisian segera menangkap pelaku. 

BACA :  Ketua DPRD Pandeglang ke Cakades: Kalah Legowo Menang Merangkul

BACA JUGA: Anak Tewas Tawuran di Taman Potret Tangerang, Ibu: Nyawa Dibayar Nyawa

Sehari setelah peristiwa tawuran maut itu, Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mencopot Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang M. Lutfi dan menggantikannya dengan Abduh Surahman, Kadisnaker Kota Tangerang. Lutfi yang dikenal dekat dengan kiai di Kota Tangerang dijadikan staf ahli wali kota Tangerang.

Catatan Banten Hits, sejak M. Lutfi menjabat Kadisdik Kota Tangerang, sudah dua kali tawuran dengan korban jiwa terjadi di kota bermotto Ahlakul Karimah ini. Pada Senin (6/4/2015), persisnya beberapa minggu setelah Lutfi menjabat, Ahmad Arifin , pelajar kelas 2 SMK PGRI 2 Kta Tangerang tewas mengenaskan setelah terlibat tawuran di lokasi yang sama.

BACA :  Tarif Angkutan di Lebak Mencekik, Rangkasbitung-Malingping Rp 100 Ribu

Kabag Humas Pemkot Tangerang Wahyudi membantah mutasi yang dilakukan Arief berkaitan dengan tawuran maut antar-pelajar yang terjadi sehari sebelumnya. Menurutnya, mutasi kali ini normatif untuk penyegaran dan percepatan kerja di lingkungan Pemkot Tangerang.(Rus)

 



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler