Connect with us

METROPOLITAN

Geruduk Kantor Bupati, Petani: Usir PT Bantam dari Bumi Lebak!

Published

on

Banten Hits – Ratusan petani dari Persatuan Petani Banten (P2B) menolak perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) PT The Bantam and Preanger Rubber, di atas tanah negara, di Desa Gununganten Kecamatan Cimarga, Desa Lebak Parahiang, dan Desa Wantisari, Kecamatan Leuwidamar.

“Tanah di dua kecamatan itu sejak tahun 2002 sudah habis masa kontraknya. Lalu kami garap dijadikan lahan pertanian untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Abay Haetami, perwakilan P2B saat berunjuk rasa di depan kantor bupati dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lebak, Selasa (23/8/2016).

Abay menjelaskan, warga petani sudah menggantungkan tanah tersebut sebagai tempat tinggal dan sumber mata pencahariannya.

“Kami sangat menolak perpanjangan itu. Usir PT The Bantam and Preanger Rubber dari bumi Lebak, karena mereka sudah tidak punya hak untuk mengelola, dan tidak ada kesejahteraan yang mereka berikan kepada masyarakat,” tegas Abay.

BACA :  Pelatihan Dokter Kecil di Kota Tangerang, Latih Siswa Berikan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan

Dijelaskan Abay, dalam Undang-undang Dasar (UUD) 1945 pasal 33 ayat 3 mengamanatkan, Sumber Daya Alam (SDA) negara Indonesia diperuntukan untuk kesejahteraan rakyat, dan UU Nomor 5 tahun 1960 menjelaskanm, kepemilikan dan pengaturan atas tanah di negara Indonesia mengarahkan pemanfaatan tanah-tanah yang berada di negara Indonesia.

“Apalagi, program Nawacita Jokowi-JK tepatnya nomor 5 menyebut akan melaksanakan land reformasi atau reforma agraria, yang artinya akan membagikan tanah kepada rakyat kecil seluas 9 juta hektar,” jelasnya.

“Tentu kami sangat menyangkan kalau pemerintah daerah tetap memberikan perpanjangan izin itu, karena artinya pemerintah lebih berpihak kepada investor yang punya tujuan merampas hak-hak rakyat kecil seperti kami,” tambahnya.(Nda)

BACA :  Bisa Untung Dua Kali Lipat, Pedagang Petasan Waswas Dirazia Petugas


Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler