Connect with us

METROPOLITAN

Warga Pandeglang Mulai Ogah Ngadu ke SMS Center?

Published

on

Banten Hits – Salah satu terobosan yang dilakukan Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang, Irna Narulita-Tanto Warsono Arban untuk menampung informasi dan aspirasi dari masyarakat adalah dengan membuka layanan aduan dengan meluncurkan SMS center.

Diluncurkan pada tanggal 26 April 2016 lalu, layanan ini langsung kebanjiran aduan dari masyarakat. Mulai dari infrastruktur, kesehatan, ketertiban umum, Penerangan Jalan Umum (PJU) hingga peredaran minuman keras. Boleh dibilang, animo masyarakat untuk memanfaatkan layanan tersebut cukup tinggi.

Tentu saja, dibalik tingginya animo masyarakat, terselip harapan besar bahwa informasi dan aspirasi yang disampaikan bisa dengan cepat ditindak lanjuti oleh Pemkab Pandeglang melalui dinas terkait.

Namun, empat bulan pasca diluncurkan, layanan ini dikabarkan tak lagi menjadi favorit masyarakat yang ingin menyampaikan berbagai persoalan yang ditemui kepada pemerintah daerah. Informasi yang diperoleh, lambannya respon disebut-sebut menjadi faktor masyarakat mulai enggan mengadu ke nomor 0823 1160 5555 tersebut.

BACA :  Prihatin! Kuli Cuci di Kalanganyar Lebak 12 Tahun Tinggal di Rumah Reot dengan Dua Anak dan Suami Stroke

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dihubkominfo) Pandeglang, Yahya Gunawan mengatakan, jika layanan SMS center yang sudah disipkan kurang dimanfaatkan masyarakat, maka diperlukan adanya sosialiasi kembali.

Yahya justru menilai, banyak masyarakat yang lebih cenderung mengadukan langsung kepada Irna maupun Tanto melalui media sosial atau langsung ke nomor handphone keduanya.

“Kelihatanya memang lebih senang langsung SMS atau vi WA ke Ibu (Irna-red),” ungkap Yahya saat ditemui, Banten Hits, di gedung Setda Pandeglang, Senin (29/8/2016).

Lalu soal lambannya respon dari setiap aduan yang masuk melalui SMS center, Yahya menjelaskan, cepat lambatnya informasi ditindaklanjuti tergantung kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.

BACA :  Jambore Diharapkan Wujudkan Kader PKK Berkualitas dan Profesional

“Kita kan tugasnya hanya menerima SMS, dari SMS itu kemana aduannya kita sampaikan. Setelah mendapat jawaban dari dinas itu, barulah kita balas SMS masyarakat beserta jawaban yang dikirimkan oleh dinas,” pungkasnya.(Nda)



Terpopuler