Connect with us

METROPOLITAN

DAU Pandeglang Rp 128 M Ditunda, Proyek-proyek Pembangunan Terhenti

Published

on

 

Banten Hits – Pencairan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk sejumlah wilayah di Indonesia ditunda oleh pemerintah pusat. Penundaan DAU itu mulai dilakukan sejak September-Desember 2016. Total DAU yang ditunda bagi Kabupaten Pandeglang mencapai Rp 128 miliar. Imbasnya, sejumlah program pembangunan di Pandeglang urung dilaksanakan.

Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, dengan penundaan tersebut, Pemkab Pandeglang tidak bisa melakukan pekerjaan pembangunan lantaran ketiadaan biaya. Pasalnya, pembiayaan pembangunan di Pandeglang sangat bergantung pada DAU. Tercatat, sebanyak 45 persen APBD Pandeglang berasal dari DAU.

“Kalau ada pekerjaan yang belum dikontrakkan, kita pending. Karena nanti bayar dari mana? Kan kita bayar semua dari pusat. PAD kita hanya Rp 160 miliar. Ya gak cukup lah buat hal-hal yang sifatnya kemandirian fiskal kita,” keluh Irna kepada Wartawan, Senin (29/8/2016).

BACA :  Ini Penjelasan LIPI Soal Larangan Penggunaan Handphone di SPBU

Kekhawatiran Irna tidak hanya pada program pembangunan, namun sejumlah pekerjaan yang sudah terlaksana pun menjadi perhatiannya. Alasannya, dengan beberapa item pekerjaan yang sedang diselesaikan, maka Pemkab Pandeglang harus membayar nilai kontrak yang tersisa.

Terkait hal itu, kata Irna, Pemkab Pandeglang akan berkirim surat kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani untuk mempertimbangkan keberlangsungan pembangunan di Pandeglang.

“Mudah-mudahan pemerintah pusat juga memahami kondisi kami, guna keberlangsungan pembangunan,” harap Irna.

Sekretaris Daerah Pandeglang Aah Wahid Maulany menambahkan, dengan dibekukannya DAU bagi Pandeglang, maka Pemkab Pandeglang harus mencari alternatif lain untuk membiayai pembangunan yang sedang berjalan.

“Berarti kita pun harus melakukan rasionalisasi khawatir yang ditunda tidak bias direalisir. Berarti kita harus cermat berhitung bersama SKPD, mana saja yang kemungkinan kita adakan rasionalisasi,” jelasnya.(Rus)

BACA :  SMK Negeri 2 Rangkasbitung Bangun Masjid Dua Lantai Senilai Rp1,3 Miliar



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler