Connect with us

METROPOLITAN

“Gubernur Banten Pertama dari PPP Tapi Dikriminalisasi Ratu Atut Chosiyah”

Published

on

 

Banten Hits – PDIP dan PPP telah resmi berkoalisi menghadapi Pilgub Banten 2017. Kedua partai ini menandatangani nota kesepahaman dukungan partai politik di Hotel Ledian, Kota Serang, Jumat (2/9/2016) siang.

Dalam sambutannya, Pengurus DPP PDIP Korwil Jawa Barat-Banten Ribka Tjiptaning mengisyaratkan akan membangun koalisi dengan sedikit partai politik untuk memenangkan Rano Karno sebagai calon tunggal yang diusung PDIP.

BACA JUGA: PDIP-PPP Resmi Berkoalisi, Ribka: Dikit Aja asal Solid

Sementara, buat PPP koalisi dengan PDIP pada Pilgub Banten 2017 dimaknai sebagai titik balik untuk memulihkan kembali sejarah awal Provinsi Banten terbentuk, di mana gubernur Banten definitif pertama saat itu Djoko Munandar merupakan kader PPP.

BACA :  Pengacara Minta Polisi Buka Rekaman CCTV Farah Datang ke Apartemen Calvin

“Koalisi ini terbangun atas dasar mengungkap kembali sejarah kelam, di mana gubernur Banten pertama saat itu, Djoko Munandar, dikriminalisasi oleh wakilnya saat itu, Ratu Atut Chosiyah dengan kasus rumah dinas,” kata Mardiono saat menyampaikan sambutan.

Djoko Munandar, lanjut Mardiono, saat melakukan banding ke Mahkamah Agung terbukti tidak bersalah. Namun, hingga akhir hayatnya, nama baik Djoko Munandar tidak pernah dipulihkan Pemprov Banten yang dipimpin Ratu Atut.

Mardiono menjelaskan, jika mengingat kembali peristiwa itu, seluruh kader partai berlambah Ka’bah ini selalu meneteskan airmata. Karenanya, PPP bersama PDIP ingin mengembalikan kejayaan masa lalu Banten.(Rus)

 



Terpopuler