Connect with us

METROPOLITAN

Pukul Keponakan yang Buang Sampah Sembarang, Paman di Serang Jadi Terdakwa

Published

on

 

Banten Hits – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Serang menyidangkan kasus penganiayaan yang dilakukan Misri, warga Kampung Tongleng, Desa Silebu, Kecamatan kragilan, Kabupaten Serang, terhadap keponakannya Mastiah (31). 

Misri menjadi pesakitan lantaran dia memukul paha keponakannya hingga memar dengan sebilah bambu, setelah keponakannya itu membuang sampah sembarangan di kebun miliknya.

“Saya lagi buang sampah, tiba-tiba datang Misri menghampiri saya membawa bambu. Tanpa ngomong apa-apa dia langsung mukul paha saya sampai memar,” ungkap Mastiah saat memberikan kesaksian kasus penganiyaan dengan terdakwa Misri di PN Serang, Kamis (1/9/2016)

Karena kesakitan, Mastiah teriak minta tolong hingga suaminya, Marta datang menghampiri. Marta mengaku kaget mendengar teriakan isterinya. 

BACA :  Nyambi Jadi Bandar Judi, Pemilik Lapo di Curug Tangerang Ditangkap Polisi

“Waktu itu saya lagi di dalam rumah, saya mendengar isteri saya teriak minta tolong. Pas saya samperin ada Misri, saya melerai keduanya. Saya gak balik mukul. Setelah itu saya cek paha istri saya di rumah, pahanya memar,” ungkap Marta yang hadir sebagai saksi.

Sementara itu, saat ditanya oleh majelis hakim, Misri mengaku tidak terima kebunnya dijadikan tempat pembuangan sampah. Karena di kebun tersebut banyak tanamannya. Meski begitu, Misri mengaku menyesal dan meminta maaf kepada korban.

“Saya tidak terima kebun saya dijadikan tempat pembuangan sampah, karena banyak tanamannya. Saya marah makanya saya pukul,” ungkapnya.(Rus)

 



Terpopuler