Connect with us

Pemkot Tangerang

Arief Minta Forkopimda Kawal Deklarasi Damai Pelajar

Published

on

Kota Tangerang – Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengapresiasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) atas dukungan dalam menyukseskan program-program yang dicanangkan Pemkot Tangerang.

Hal tersebut disampaikan Arief saat menggelar rapat Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) yang berubah menjadi Forkopimda Kota Tangerang, di ruang rapat wali kota, di gedung Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Selasa (04/10).

Guna mengefektifkan peran Forkopimda ke depan, wali kota mengusulkan agar dibuat Forum Group Discussion (FGD) antara unsur anggota Forkopimda yang secara rutin membahas isu-isu aktual yang ada di Kota Tangerang.

Hal ini diharapkan, bisa meminimalisir persoalan-persoalan, apalagi jika mengingat letak geografis Kota Tangerang yang menjadi pintu gerbang Indonesia.

BACA :  Apresiasi Orangtua di PIN Polio, Sachrudin: Ini Bentuk Investasi Kesehatan Anak

Arief juga meminta kepada para anggota Forkopimda untuk bisa ikut mengawal Deklarasi Damai Pelajar se-Kota Tangerang yang dilaksanakan minggu kemarin.

“Sehingga para pelajar bisa belajar dengan tenang,” terang Arief.

Wali kota juga menginisiasi dibentuknya tim pengawas Deklarasi Damai yang di dalamnya melibatkan unsur Forkopimda.

“Kalau masih ada yang pelajar bandel biar segera ditindaklanjuti, termasuk dilakukan tindakan keras,” tegas Arief.

Dalam kesempatan tersebut, dibahas juga terkait pengamanan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten 2017. Sebagai bentuk antisipasi, nantinya akan dilakukan pertemuan antara tiga pilar, babinsa, binamas dan lurah se-Kota Tangerang.

“Ini ditujukan untuk memberikan wawasan pemahaman terhadap para anggota tiga pilar berkenaan dengan pelaksanaan Pilkada Banten 2017, termasuk isu-isu yang berkembang di kota baik dari sisi kamtibmas maupun yang lainnya,” jelas wali kota.

BACA :  Pemkot Tangerang Prioritaskan 11 Bidang Pembangunan 2017

Forkopimda menyampaikan komitmennya untuk menjaga kondusifitas di kota Akhlakul Karimah tersebut. Mulai dari pelaksanaan pesta demokrasi, maupun pada kesempatan lainnya, termasuk menertibkan para preman yang keberadaannya kerap menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat.(Humas Kota Tangerang)



Terpopuler