Connect with us

EKONOMI & BISNIS

KSPSI Minta Perusahaan Bayar Upah Pekerja Sesuai UMK

Published

on

Banten Hits – Kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) masih menjadi tuntutan para buruh kepada pemerintah. Jika kenaikan UMK 2017 Rp650 ribu nantinya disetujui, perusahaan pun diminta patuh dengan menggaji karyawan sesuai dengan UMK yang ditetapkan.

Perwakilan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Tangerang, Susilo mengatakan, tak sedikit perusahaan yang masih membayarkan upah kepada karyawannya di bawah upah minimum.

“Jika nanti kenaikan UMK ditetapkan, kami minta tidak ada lagi perusahaan yang membayar karyawan di bawah upah yang sudah diputuskan,” kata Susilo saat beraudiensi di ruang rapat DPRD Kabupaten Tangerang, Kamis (13/10/2016).

Menurutnya, persoalan lain yang masih harus dibenahi dan menjadi fokus pemerintah adalah buruknya pelayanan BPJS dan masih ada sistem kerja outsourcing.

“Kami minta ada kejelasan dari tuntutan yang sudah kami sampaikan sebelumknya, terutama kenaikan UMK 2017,” ujarnya.

BACA :  Disperindag Segel Dua Sumur Ilegal Milik Swasta

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) mengaku masih menunggu keputusan yang tengah dibahas pemerintah kabupaten dengan Pemprov Banten.

“Masih didiskusikan, karena masih mengacu pada PP 78 tahun 2015. Soal perusahaan yang tidak membayarkan upah sesuai aturan akan kita berikan nota,” kata Bayu, bidang pengawasan ketenagakerjaan Disnaker Kabupaten Tangerang.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Pengupahan, Denny menjelaskan, penetapan UMK 2017 masih akan dihitung sesuai PP, menggunakan inflasi ekonomi bukan lagi menggunakan Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

“Kenaikan UMK nantinya akan naik sekitar 10 persen dari yang sebelumnya. Tapi, masih dirundingkan antara pemerintah daerah dan pusat,” imbuhnya.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler