Connect with us

Pemkot Tangerang

Tiga Pilar Kamtibmas Kota Tangerang Berkomitmen Wujudkan Pilgub Banten Aman dan Damai

Published

on

Kota Tangerang – Sinergitas antara Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Pemerintah Daerah yang dikenal dengan Tiga Pilar Keamanan, Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) merupakan kekuatan yang harus selalu dipelihara dari tingkat kabupaten/kota, kecamatan hingga desa.

Tujuannya tak lain, untuk mewujudkan keamanan, ketertiban dan kenyamanan bagi masyarakat. Terutama, dalam menghadapi Pilgub Banten 15 Februari 2017.

Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0506 Tangerang Achiruddin, dan Kepala Kepolisian Resor (POlres) Metro Tangerang Kota Irman Sugema sepakat, dan bertekad untuk mewujudkan Pilgub Banten yang aman dan damai. Komitmen tersebut dibuktikan dengan Deklarasi Pengamanan Pilgub Banten 2017, di ruang Al Amanah, Puspemkot Tangerang, Rabu (12/10).

BACA :  Formula Penilaian Adipura Berubah, Sachrudin: Segala Potensi Diberdayakan

Arief menyampaikan, permasalahan umum yang dihadapi menjelang pilkada serentak adalah masalah keamanan. Menurutnya, harus ada langkah bersama secara sinergis dari tiga pilar Kamtibmas serta dukungan dari seluruh masyarakat.

“Koordinasi kita adalah bagian dari Kamtibmas untuk mencegah dan mempersempit tindakan atau upaya yang dapat mengganggu kondusifitas kota saat Pilgub Banten nanti. Informasi ini tentu harus terus disampaikan kepada masyarakat agar mereka turut aktif menciptakan keamanan dan ketertiban lingkungan di wilayahnya masing-masing,” kata Arief.

Wali kota menyampaikan terima kasih kepada unsur aparat kemanan yang sudah berupaya menjaga keamanan dan ketertiban kota dengan menggelar patroli secara rutin. Seperti operasi premanisme dengan disertai pembinaan.

“Kondusifitas kota dan kelancaran pelaksanaan Pilgub Banten jadi tanggung jawab kita bersama. Mari kita wujudkan dengan senantiasa menjalin kerja sama dan koordinasi secara intens,” pesan Arief.

BACA :  Pegawai Pemkot Tangerang Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Lebak

Dalam menghadapi pesta demokrasi, satuan kerja di Polres, Dandim, dan pemerintah daerah, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) diharapakan, meningkatkan soliditas dan sinergitas dalam menjaga kondusifitas wilayah Kota Tangerang.

“Selalu berkoordinasi kepada pimpinan secara berjenjang jika menemukan pelanggaran dalam pilgub dan menghindari pelanggaran dan penyimpangan saat bertugas,” ujar Irman.

Secara khusus, Irman juga meminta agar KPU dan Bawaslu dapat bertindak netral dan profesional.

“Komitmen kita semua yaitu mewujudkan pesta demokrasi yang sukses, lancar, aman dan damai dengan menjunjung tinggi netralitas. Laporkan jika ada tindakan yang bersifat provokatif apalagi anarkis,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Achiruddin yang mengingatkan agar personelnya maupun jajaran aparat di Kota Tangerang bersikap netral. Ia meminta agar kampaye hitam maupun perang pernyataan di media sosial yang mungkin terjadi harus diantisipasi sejak dini.

BACA :  Birokrat Kota Tangerang Diminta Persiapkan Diri Beri Pelayanan Paripurna kepada Warga

“Kita harus berikan kenyamanan dan pengayoman pada masyarakat sehingga masyarakat akan merasa tenang dalam beraktivitas. Termasuk saat memberikan hak pilihnya nanti,” jelasnya.

Tiga pilar Kamtibmas merupakan tombak terwujudnya Kamtibmas di masyarakat.  Pelaksanaan Pilgub Banten tentu perlu pengawalan secara bersama. Dengan demikian, KPU, Bawaslu serta petugas pendukung pilgub dapat menjalankan tugasnya secara profesional dan masyarakat dapat mengikuti pesta demokrasi tersebut dengan aman dan nyaman.(Humas Kota Tangerang)



Terpopuler