Connect with us

METROPOLITAN

Guru Ngaji di Benda Tangerang Tewas Tergilas Bus Lion Air, Ibunya Shock Lalu Meninggal

Published

on

Banten Hits – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Garuda tak jauh dari Pondok Pesantren Assidiqiyah, Kelurahan Batu Jaya, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang, Sabtu (15/10/2016) sekitar pukul 14.45 WIB. Seorang pengendara motor tewas mengenaskan di lokasi kejadian setelah digilas bus Lion Air dalam kecelakaan itu.

Informasi kecelakaan maut diposting akun resmi Kecamatan Benda di laman Facebook beberapa saat setelah kejadian. Disebutkan, korban tewas diketahui Rodih (44), seorang guru ngaji warga Jalan Halim Perdana Kusuma, RT 001/002, Kelurahan Pajang, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.

Kecelakaan bermula saat korban tengah mengendarai sepeda motor Honda Supra B 3953 CBI dari arah Batu Ceper menuju ke Benda. Dari arah berlawanan sebuah bus Lion Air tiba-tiba melaju dengan kecepatan tinggi lalu menghantam sepeda motor korban.

BACA :  NasDem Kota Serang Mengaku Tak Keberatan soal Caleg Harus Lengkapi Setoran LHKPN

Dalam peristiwa itu, korban tewas dengan kepala pecah, sementara sopir bus sempat berusaha melarikan diri, namun berhasil ditangkap warga tak jauh dari Pondok Pesantren Assidiqiyah, Batu Ceper, Kota Tangerang.

“Sopir sudah diamankan langsung. Bus sempat jalan terus. Alhamdulillah saya ikut berhentiin di depan Ponpes Assidiqiyah,” kata aku Ibnu Zoleh mengomentari informasi duka dari akun Kecamatan Benda.

“Itu saudara saya, yg nabrak udah di tangkap blm dan harus tanggung jawab. Kasihan istrinya blm siuman sampai sekarang,” komentar akun Raden Umar Kholik. 

Dalam postingan selanjutnya, akun Kecamatan Benda menginformasikan kabar duka yang berhubungan dengan kecelakaan maut itu. Garod, ibu dari Rodih akhirnya meninggal dunia setelah shock mendengar anaknya kecelakaan. Garod tinggal di Bulak Kambing, Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.

BACA :  Dapat Izin Khusus, Penerbangan Domestik Lion Air Group Beroperasi Lagi Mulai 3 Mei 2020 Tapi Hanya untuk Orang Tertentu

“Hj. Garod meninggal akibat mendengar anaknya meninggal dunia,” tulis akun Kecamatan Benda.

Belum ada keterangan resmi dari Polsek Batu Ceper dan Polres Metro Tangerang Kota terkait kecelakaan maut di Jalan Garuda ini. Banten Hits masih terus mengupayakan konfirmasi dari instansi yang berwenang.(Rus)

 



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler