Connect with us

Pemkot Tangerang

Arief Laporkan Progres Pembangunan PLTSa ke Menko Maritim

Published

on

 

Kota Tangerang – Satu lagi proyek prestisius di Kota Tangerang, yakni pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), bakal segera terwujud. 

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah menyampaikan progres pembangunan PLTSa saat memenuhi undangan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman di Hotel Grand Zuri, BSD, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), untuk membahas progres pembangunan pembangkit listrik berbasis sampah di Kota Tangerang.  

Wali Kota hadir bersama Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Ivan Yudianto, menyampaikan berbagai progres yang telah Pemerintah Kota Tangerang laksanakan guna mempercepat realisasi PLTSa di Kota Seribu Industri Sejuta Jasa.

“Hari ini dikumpulkan tujuh kabupaten, kota dan satu provinsi yang mendapatkan tugas Perpres kaitan pembangkit listrik tenaga sampah,” kata Arief.

“Nah nanti digelar permasalahan-permasalahannya apa, kendala-kendalanya apa,” sambungnya.

Mengenai progres yang telah dicapai Pemkot Tangerang, Arief menyampaikan pihaknya masih menunggu arahan dari Kementrian Keuangan dan International Finance Corporation (IFC).

“Kalau kita sudah all out persiapan kita sudah selesai justru kita nunggu dari Kementerian Keuangan dan IFC, maka masih kita tunggulah perkembangannya karena kita tunggu dari presiden karena presiden yang berwenang,” paparnya.

“Belum lagi dari Mendagri terkait penentuan tipping fee-nya,” lanjutnya.

Proyek PLTSa tersebut merupakan proyek nasional yang didasarkan pada Perpres No. 18 tahun 2016 yang menunjuk tujuh kota/kabupaten termasuk Kota Tangerang sebagai pilot project PLTSa. Konon dari sampah yang dihasilkan oleh masyarakat Kota Tangerang yang mencapai 1.000 ton lebih/hari akan menghasilkan 12 MW listrik.

Arief juga menegaskan, Pemkot Tangerang terus berkomitmen melakukan pembenahan terkait pengelolaan sampah di Kota Tangerang, baik melalui pemanfaatan teknologi maupun dengan mengoptimalkan peran masyarakat, hal ini dilakukan bukan hanya untuk mengejar nilai investasi namun lebih kepada bagaimana mengelola sampah tanpa harus mencemari lingkungan.

“Yang lebih penting dari itu kan bagaimana sampah dikelola dengan baik tanpa mencemari lingkungan,” tegasnya.(Humas Pemkot Tangerang)

 

Trending