Connect with us

Pemkab Pandeglang

Pesan Irna ke Pengusaha: Jangan Lupa Libatkan Masyarakat

Published

on

Kabupaten Pandeglang – PT Unggul Jakarta berencana membangun peternakan sapi potong di Kabupaten Pandeglang untuk memasok ke wilayah Jakarta.

Bupati Pandeglang Irna Narulita menyambut baik setiap investor yang datang dan berniat membangun usahanya di Pandeglang. Namun, Irna menekankan agar setiap pengusaha terlebih dahulu mengurus perizinannya sesuai dengan aturan dan mekanisme.

“Kami sangat menyambut baik perusahaan bapak. Sebelum memulai usaha, bapak mengurus terlebih dahulu proses perizinannya. Tentu, kami tidak akan mempersulit proses izin yang akan bapak ajukan,” kata Irna saat menerima PT Unggul Jakarta di gedung Garuda, Senin (7/11).

Tak kalah penting sambung Irna, dirinya juga berpesan jika perusahaan telah berdiri, pengusaha diminta mempekerjakan sumber daya lokal Pandeglang. Hal ini agar tercipta simbiosis mutualisme.

“Jangan lupa libatkan masyarakat kami di perusahaan bapak, jadi perusahaan juga memberikan kontribusinya untuk masyarakat dan pemerintah,” pinta Irna.

Menurut Sugito, pihaknya sengaja memilih Kabupaten Pandeglang dikarenakan jarak tempuh yang tidak jauh dari Ibu Kota Jakarta.

“Kami sudah memiliki beberapa ternak sapi, seperti di Mamuju Sulawesi Barat. Tapi, transport kami lumayan besar untuk mencapai Jakarta,” katanya.

Terkait lokasi peternakan, PT Unggul Jakarta akan langsung berkoordinasi dengan Badan Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP). Rencananya, lahan yang akan digunakan untuk peternakan mencapai 50 hektar.

“Data dari tata ruang yang kami terima di wilayah Bojong, Panimbang, Angsana, Munjul, Picung, dan Pagelaran. Nanti kami akan meninjau lokasi tersebut, mana yang pas untuk lokasi peternakan,” akunya

Sementara itu Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pandeglang Ade Surahman mengatakan, dampak dari peternakan sapi potong bagi lingkungan memang tidak begitu besar, asalkan pengelolaannya dilakuka dengan baik.

“Mungkin hanya bau dari kotorannya saja. Tapi itu semua tidak akan terjadi kalau perusahaan bisa mengelola kotoran hewan tersebut dengan baik, dijadikan pupuk kandang untuk menyuburkan tanaman,” jelasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Assisten Pemkesra Ida Novaida, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Wowon Dirman, Kepala Dinas Kehutanan Firman Abdul kadir, dan Kepala Badan Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Pandeglang H. M. Olis Solihin.(Kominfo Setda Kabupaten Pandeglang)

Trending