Connect with us

Pemkot cilegon

Pemkot Cilegon Luncurkan Program Kampung Ramah Lingkungan

Published

on

 

Kota Cilegon – Guna mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam melaksanakan upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, Pemerintah Kota Cilegon melalui Badan Lingkungan Hidup meluncurkan program kampung ramah lingkungan di Aula Setda Pemkot Cilegon, Kamis (17/11/2016). 

Program kampung ramah lingkungan tersebut bertujuan untuk memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim.

Wali Kota Cilegon Tb. Iman Ariadi mengatakan, program kampong ramah lingkungan bisa berhasil dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, dunia usaha dan komunitas masyarakat itu sendiri.

“Oleh karena itu, partisipasi seluruh elemen masyarakat menjadi sangat penting dalam mensukseskan program kampung ramah lingkungan ini,” ujarnya.

Iman menambahkan, dirinya selaku wali kota Cilegon memberikan apresiasi dan penghargaan yang setingi–tingginya kepada perusahaan yang telah melaksanakan CSR bidang lingkungan.

BACA :  Edi Ariadi Minta Penjaga Pilar Kehidupan Bekerja Profesional Wujudkan Cilegon Unggul

“Saya selaku wali kota memberikan apresiasi sehingga dapat menjadi percontohan penerapan aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim dan berperan sebagai agen pembawa perubahan bagi lingkungan lainnya, sesuai dengan salah satu misi Kota Cilegon yaitu memantapkan lingkungan kota yang asri dan lestari,” jelasnya.

Wali kota melanjutkan, isu perubahan iklim telah menjadi perhatian banyak pihak di tingkat internasional, regional, nasional dan lokal. Menurutnya kondisi tersebut perlu disikapi dengan memperkuat aksi nyata di tingkat lokal yang dapat berkonstribusi terhadap upaya mitigasi untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, serta upaya adaptasi untuk meningkatkan kapasitas seluruh pihak dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

“Berbagai kejadian dengan kondisi iklim yang tidak menentu seperti banjir, kekeringan, longsor, gelombang tinggi dan peningkatan muka air laut semakin sering terjadi dengan intensitas yang semakin meningkat, sehingga menimbulkan korban jiwa serta kerugian ekonomi dan ekologi,” terangnya.(Bagian Kominfo Setda Kota Cilegon)

BACA :  Sospem Tahap II, Iman Serap Aspirasi Warga Ciwandan Soal Tempat Hiburan

 



Terpopuler