Connect with us

METROPOLITAN

Pemkab Pandeglang Tak Beri Bantuan Hukum Tersangka Kasus Tunda

Published

on

 

Banten Hits – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang menegaskan tidak akan memberikan bantuan hukum kepada dua tersangka kasus Dana Tunjangan Daerah (Tunda) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud).

Kejaksaan Negeri Pandeglang dalam konferensi pers, Jumat (28/11/2016), telah menetapkan TS Bendahara Dindikbud tahun 2011 dan RB dengan jabatan yang sama periode 2012-2014 sebagai tersangka.

BACA JUGA: Dua Mantan Bendahara Dindik Pandeglang Tersangka Kasus Tunjangan Daerah

“Tidak akan pernah memberikan hukum kepada tersangka (kasus tunda),” tegas Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban kepada wartawan, Sabtu (19/11/2016).

Tanto menghormati langkah Kejari Pandeglang yang telah bekerja maksimal dalam mengungkap kasus tersebut. Meski sudah dua orang dijadikan tersangka, pengungkapan kasus tersebut menurutnya masih panjang karena dimungkinkan masih ada tersangka lainnya.

BACA :  Bareskrim Polri Gerebek Pabrik Uang Palsu di Pandeglang

“Pada prinsipnya pemerintah daerah menghormati keputusan kejari, apapun hasilnya tentunya dapat dipertanggungjawabkan oleh kejari sendiri kemudian kita hanya mengikuti saja,” jelas Tanto.

Kejari Pandeglang menetapkan status tersangka pada dua mantan bendahara di Dindikbud Pandeglang setelah penyidik mempunyai dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan tersangka. Meski keduanya TS dan RB ditetapkan tersangka, namun keduanya tidak ditahan.

“Kasus tunda guru naik ke tahap dik khusus, maka kejari menetapkan dua tersangka sesuai alat bukti,” kata Kepala Kejari Pandeglang Wahjudi Djoko Triono, Jumat (18/11/2016).(Rus)

 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler