Connect with us

METROPOLITAN

Disorot F-PKB soal Biaya Tak Terduga, Ini Tanggapan Irna

Published

on

 

Banten Hits – Bupati Pandeglang Irna Narulita menyampaikan jawaban terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Pandeglang atas pengantar nota keuangan dan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) tahun 2017.

 

Pembacaan tersebut terkait pandangan umum Fraksi PKB yang menyoroti pengantar nota keuangan yang disampaikan dalam paripurna, Jumat (18/11/2016). Salah satunya soal Dana Alokasi Khusus (DAK) yang tidak dijelaskan perencanaanya sehingga membuat kabur pemahaman publik terhadap APBD.

Bupati Irna menjelaskan, pengantar nota keuangan yang disampaikan merupakan penjelasan ringkas terhadap materi yang terdapat dalam raperda tentang APBD 2017. Adapun terkait Dana Alokasi Khusus yang diterima oleh pemerintah Kabupaten Pandeglang informasi yang disampaikan oleh pemerintah pusat pada tanggal 2 november 2016.

BACA :  Kebakaran Hebat di Sobang Lebak, 10 Rumah Dilaporkan Hangus Dilalap Si Jago Merah

“Melalui website Kementerian Keuangan atau setelah KAU PPAS tahun anggaran 2017 disetujui, selanjutnya perubahan terperinci mengenai penerimaan dan belanja tersebut akan kami sampaikan pada saat pembahasan RAPBD TA 2017, antara badan anggaran dan TAPD,” kata Irna saat menyampaikan tanggapan fraksi-fraksi di gedung DPRD pandeglang, Selasa (22/11/2016).

Irna juga merinci terkait pengurangan belanja tidak terduga. Sesuai Pasal 134 Permendagri Nomor 13 tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah yang beberapa kali dirubah, terakhir dengan Permendagri Nomor 21 tahun 2011, menyatakan belanja tidak terduga dianggarkan dalam APBD untuk mendanai tanggap darurat, penanggulangan bencana alam atau bencana sosial, termasuk pengembalian atas kelebihan penerimaan daerah tahun tahun sebelumnya.

BACA :  Jokowi Akan Datang, Pemkab Pandeglang "Mendadak" Bersih-bersih

“Atas dasar tersebut, serta mengingat kabupaten Pandeglang merupakan salah satu daerah yang termasuk dalam katergori daerah rawan bencana alam, maka sudah seyogianya dengan anggaran belanja tidak terduga yang dapat digunakan untuk penanganan tanggap darurat bencana, ” jelasnya.(Rus)

 



Terpopuler