Connect with us

Pemkot Tangerang

Jaga Kebersihan, Pemkot Tangerang Kerahkan Mobil Penyapu Otomatis

Published

on

Kota Tangerang – Seperti halnya di kota-kota besar di dunia, Kota Tangerang pun masih dihadapi dengan persoalan sampah yang dihasilkan oleh berbagai aktivitas masyarakat. Tak kurang, 1.000 ton sampah per hari dihasilkan oleh Kondisi ini menuntut Pemkot Tangerang berfikir kreatif guna mengelola timbunan sampah yang jumlahnya makin bertambah seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk di Kota Akhlakul Karimah.

Dimulai dari pengerahan armada kebersihan dan petugas kebersihan yang setiap hari harus mengangkut dan membersihkan jalan dan trotoar se-Kota Tangerang, lalu optimalisasi peran masyarakat lewat paguyuban dan komunitas peduli sampah untuk melakukan pengelolaan sampah di lingkungannya masing-masing.

Termasuk sosialisasi program 3 R (reduce, recycle, dan re-use) di masyarakat serta program Adiwiyata, yang bertujuan mengenalkan konsep cinta lingkungan sedini mungkin melalui penerapan kurikulum berbasis lingkungan di hampir semua sekolah di Kota Tangerang, termasuk penerapan teknologi terkait pengelolaan sampah, baik itu lewat firolisis maupun pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang masih dalam proses pengerjaan.

BACA :  Sachrudin Minta Aparatur Wilayah Monitor Aduan Warga lewat Laksa

Senin (21/11), Pemkot Tangerang kembali menunjukkan komitmennya untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat di bidang pengelolaan sampah dengan pengerahan dua armada mobil penyapu jalanan otomatis (sweeper) yang beroperasi di jalanan protokol di Kota Tangerang. Mobil ini ebih efisien dibanding 10 tenaga penyapu biasa tersebut dijadwalkan beroperasi pada bulan Desember nanti.

“Ini uji coba, mungkin awal Desember bisa beroperasi karena butuh pelatihan juga buat sopirnya,” Ujar Wali Kota Arief R. Wismansyah.

“Ini program teman-teman Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), rencananya untuk jalan-jalan protokol terutama media jalan kita akan menggunakan mesin sweeper ini. Karena cukup rawan tuh median jalan tersebut, karena kalau penyapu biasa dikhawatirkan cukup rawan apalagi dengan kondisi kendaraan yang padat,” terangnya.

BACA :  Hari Ini, Wali Kota Arief Ajak Peserta APEKSI City Tour dan Saksikan Festival Budaya Nusantara III

Menurutnya, kedepan tidak menutup kemungkinan Pemkot Tangerang akan menambah jumlah mobil sweeper yang ada saat ini, mengingat urgentnya persoalan penanganan sampah dan kebersihan di Kota Tangerang.

“Kalau lebih efektif kenapa enggak? Bisa ditambah, karena penanganan masalah kebersihan butuh alat-alat berat seperti ekskavator, dosser dan lain-lain, termasuk ini,” jelas Arief.(Humas Kota Tangerang)



Terpopuler