Connect with us

METROPOLITAN

Mahasiswa: Masyarakat Resah, Cibaliung Darurat Listrik

Published

on

Banten Hits – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang kembali didesak turun tangan mengatasi persoalan listrik yang kerap kali padam di Kecamatan Cibaliung.

“Masalah listrik yang sering mati di Cibaliung sudah terjadi hampir sepuluh bulan,” ungkap Munawir Syahidi, Presidium Pusat Keluarga Mahasiswa Cibaliung (Kumaung) saat berorasi di depan Kantor PLN Rayon Labuan, Jalan Jend. Sudirman No 29 Labuan, Kampung Listrik, Desa/Kecamatan Labuan, Pandeglang, Selasa (29/11/2016).

Munawir menyebut, kondisi darurat listrik menimbulkan keresahan dan kekecewaan dari masyarakat terhadap pelayanan yang diberi PLN. Pasalnya, banyak kerugian yang dialami masyarakat karena sering kalinya pemadaman listrik.

“Peralatan elektronik rumah tangga yang cepat rusak, termasuk warga yang memiliki usaha yang sangat bergantung pada listrik, belum lagi jaringan internet yang terganggu saat listrik mati,” beber Munawir.

BACA :  Miris! Ternyata Ada Bayi di Rumah yang Jadi Tempat Prostitusi di Kota Tangerang

Kondisi yang terjadi, lanjut Munawir sudah bertentangan dengan UUD 1945 pasal 33 ayat 2 yang menyebut, penyediaan tenaga listrik dipergunakan sebanyak-banyaknya untuk kemakmuran rakyat. Kondisi tersebut juga bertentangan dengan UU No. 30 tahun 2009 pasal 2 ayat 1 mengenai tujuan dibangunnya pembangkit listrik yang seharusnya untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

“Artinya PLN harus mampu memenuhi kebutuhan listrik masyarakat sebagai konsumennya, baik dalam kondisi apapun,” tambah Ketua Presidium Kumaung Cabang Serang, Ahmad Haetami.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler