Connect with us

AGENDA PANWASLU

Andika Hazrumy Terancam Dipidana Jika Terbukti Kampanye di PAUD

Published

on

 

Banten Hits – Calon wakil gubenur Banten 2017 nomor urut 1 Andika Harzumy terancam dipidana jika terbukti berkampanye menggunakan sarana pendidikan PAUD Madaarijul Ulum di lingkungan Pegantungan Baru, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon.

“Tim sukses dari calon Wakil gubenur Banten Andika Harzumy sudah hadir di kantor (Panwaslu Kota Cilegon) memenuhi pemanggilan untuk dimintai klarifikasinya terkait dugaan penggunaan sarana PAUD Madaarijul Ulum,” kata Ketua Panwaslu Kota Cilegon Sehabudin saat dihubungi melalui telepon selulernya, Rabu (30/11/2016).

Menurut Sehabudin, pihaknya saat ini tengah melakukan berbagai kajian untuk menindaklanjuti dugaan penggunan sarana pendidikan untuk berkampanye. Karenanya, Andika tidak menutup kemungkinan dipidana jika terbukti melakukan kampanye di sarana pendidikan.

BACA :  Hadir Saat Kampanye Damai, Wabup Pandeglang Diperiksa Bawaslu

“Kami masih melakukan kajian serta meminta keterangan dari sejumlah saksi-saksi untuk mencari dua alat bukti. Intinya kami saat ini  belum bisa menyimpulkan apakah yang digunakan Andika Hazrumy itu PAUD atau bukan. Namun jika terbukti bakal terkena sanksi pidana,” jelasnya.

Saat menyampaikan klarifikasi ke Panwaslu Cilegon, ungkap Sehabudin, tim sukses Andika mengaku tidak mengetahui jika lokasi yang dijadikan kampanye itu adalah sarana pendidikan berupa PAUD.

“Tatang Tarmizi selaku tim sukses saat kita klarifikasi tadi pagi itu mengaku tidak tahu kalau itu PAUD. Setahunya itu adalah rumah  Abdul Kholik, tokoh masyarakat,” ungkapnya.

Tatang Tarmizi saat dikonfirmasi membenarkan kedatangannya ke kantor Panwaslu Kota Cilegon guna memberikan klarifikasi terkait dugaan penggunaan sarana pendidikan PAUD dalam kampanye Andika Hazrumy.

BACA :  Bawaslu Larang Foto Rano Mejeng di Banten Expo

“Memang benar saya datang ke kantor Panwaslu Kota Cilegon untuk memberikan klarifikasi terkait pengguna sarana PAUD. Namun yang jelas tadi saya katakan ke panwas bahwa tim kami kami benar-benar tidak mengetahui lokasi tersebut adalah PAUD. Yang kami tahu adalah rumah tokoh masyarakat,” jelasnya.(Rus)



Terpopuler