Connect with us

METROPOLITAN

BPMPD Lebak: Penerapan ADD Harus Sesuai APBDes

Published

on

Banten Hits – Hingga 7 Desember 2016, 63 kepala desa (kades) di Kabupaten Lebak mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) manajemen pemerintah desa, di Balai Latihan Kerja (BLK) LPP Cisalak, Rangkasbitung.

Kabid Pemerintah Desa (Pemdes) Badan Pemberdayaan Manusia dan Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Lebak, kemarin mengatakan, diklat yang berlangsung sejak 30 November tersebut bertujuan agar para kades mampu menerapkan manajeman sesuai dengan koridor.

“Biar terstruktur, serta penerapan program di desa bisa menyesuaikan dengan Alokasi Dana Desa (ADD) yang ada,” kata Lingga, kepada Banten Hits, kemarin.

Diklat manajemen ini juga dalam rangka meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan pengetahuan, serta keterampilan setiap kades dalam melaksanakan roda pemerintahan desa, sehingga antara pemerintah dan masyarakat bisa bersinergi membangun desa.

BACA :  Pemkab Jamin Kebutuhan Hidup Korban Bencana Banjir Bandang di Lebak

“Kalau pemimpinnya sudah dibekali pelatihan dan mampu mengimplementasikannya, pembangunan di desa pasti dapat berjalan dengan baik,” jelas Lingga.

Para kades sambung Lingga, juga diajarkan bagaimana menerapkan ADD yang sesuai dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tanpa melanggar aturan yang berlaku.

“Peneraan ADD harus sesuai dengan APBDes. Sanksi hukum sudah menanti mereka (kades-red) yang nakal,” tegasnya.

Ia mengaharapkan, dengan anggaran yang tak sedikit digelontorkan pemerintah, dalam kurun 6 tahun, pembangunan desa seharusnya bisa berkembang setiap tahunnya.(Nda)



Terpopuler