Connect with us

METROPOLITAN

15 ABK Keracunan Bahan Kimia, Ditpolair Polda Banten Periksa Izin Bongkar Muat Kapal

Published

on

Banten Hits – Belasan Anak Buah Kapal (ABK) Kapal MT Aisyah 08 keracunan asap saat proses bongkar muat bahan kimia dengan Kapal MT Global Pioner, di Perairan Selat Sunda, Puloampel, Serang, Selasa (13/12/2016).

Ditpolair Polda Banten yang menangani kasus tersebut melakukan pemeriksaan terhadap 15 belas ABK yang saat kejadian terpaksa menceburkan diri ke laut untuk menyelamatkan diri dari asap beracun yang dihasilkan bahan kimia saat dipindahkan ke MT Global Pioner.

BACA JUGA: Bongkar Muat Bahan Kimia, Belasan ABK Kapal MT Aisyah Keracunan

Direktur Ditpolair Polda Banten, Kombes Pol Imam Thobroni mengatakan, pemeriksaan terhadap belasan ABK untuk mencari tahu penyebab insiden tersebut. Termasuk memeriksa kelengkapan dokumen perizinan kedua kapal tanker yang diduga melakukan bongkar muat ilegal tersebut.

BACA :  MoU, 17 Daerah dapat Aplikasi Penunjang Smart City Kota Tangerang

“Ada sekitar 700 ton bahan kimia di MT Aisyah akan di distribusikan ke kapal MT Global Pioner. Tapi, saat proses pengiriman baru 300 ton tiba-tiba terjadi kecelakaan di kapal. Kapal MT Aisyah tenggelam, dan 400 ton bahan kimia terbawa ke dasar laut,” kata Imam, kemarin.

Imam memastikan, pihaknya belum mendapatkan tembusan izin terkait transaksi bahan kimia jenis asam Nitrat tersebut.

“Tidak masalah transaksi di tengah laut, tapi harus ada izin yang sesuai dengan prosedur yang berlaku. Kami belum tahu izinnya ada atau tidak, siapa pemiliknya dan siapa pembelinya,” ungkapnya.

Nahkoda MT Aisyah 08 juga belum bisa diperiksa karena masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sedangkan, nahkoda MT Globar Pioner pun tak bisa diperiksa karena harus menunggu kuasa hukum.

BACA :  Amankan Pilkades, Polres Lebak Kekurangan Personel

“Kalau tidak didampingi oleh pengacara dia tidak mau diperiksa. Mereka juga membawa penerjemah bahasa,” ujar Imam.

Pihaknya lanjut Iman juga memeriksa adanya unsur kesengajaan yang dilakukan MT Global Pioner terhadap awak kapal MT Aisyah 08 yang meminta pertolongan.

“Semuanya kita periksa secara serius dan detail,” tegasnya.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler